x
Pemerintah Kabupaten Bangkalan Advertisment

Bupati Lukman Hakim: Kader Posyandu Ujung Tombak Wujudkan Generasi Sehat dan Bebas Stunting

3 minutes reading
Tuesday, 11 Aug 2026 22:25 230 View Redaksi Tajuk.News
TAJUK BANGKALAN — Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memperkuat peran kader kesehatan dan Posyandu sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan, kader kesehatan tidak sekadar membantu pelayanan di Posyandu, tetapi memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi sekaligus mendorong perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Lukman saat membuka Jambore Kader UPT Puskesmas Konang dengan tema “Kader Hebat, Posyandu Kuat, Masyarakat Sehat”, Selasa (11/8/2026).

Menurut Lukman, keberadaan Puskesmas, Posyandu dan kader kesehatan harus mampu menjangkau masyarakat secara langsung. Upaya promotif dan preventif dinilai sama pentingnya dengan pelayanan kesehatan ketika masyarakat sudah mengalami gangguan kesehatan.

“Puskesmas, Posyandu dan kader harus aktif turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menyebut, edukasi kesehatan menjadi sangat penting, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui serta orang tua yang memiliki balita. Pengetahuan tentang pola hidup sehat, pemenuhan kebutuhan gizi dan pola pengasuhan yang tepat menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi berkualitas.

“Hal tersebut sangat penting. Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang sehat sekaligus membangun generasi emas, masyarakat harus memiliki pengetahuan tentang pola hidup sehat,” ujar Lukman.

Bupati menekankan, para ibu memiliki peran besar dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, mulai dari pemenuhan asupan gizi hingga penerapan pola pengasuhan yang tepat.

“Terutama para ibu, bagaimana menyediakan asupan gizi dan pola pengasuhan yang baik, sehingga kita bisa bersama-sama menurunkan angka stunting di Bangkalan,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lukman bersama Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far, Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan Nunuk Kristiani dan Kepala UPT Puskesmas Konang turut menyerahkan bantuan alat kesehatan.

Bantuan juga diberikan kepada ibu menyusui dan balita berupa paket kebutuhan pangan yang terdiri dari susu, telur, gula dan minyak.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat intervensi kesehatan dan pemenuhan gizi bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Lukman mengatakan, pembangunan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Menurutnya, peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dilakukan melalui perbaikan layanan kesehatan, tetapi juga harus dibarengi dengan intervensi terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Pembangunan bidang kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bangkalan,” katanya.

Salah satu bentuk intervensi yang dilakukan Pemkab Bangkalan adalah program pemberian susu gratis. Program tersebut telah dianggarkan untuk pengadaan susu bagi ibu hamil dan balita di Kabupaten Bangkalan.

Melalui penguatan peran kader, Posyandu dan berbagai program intervensi gizi tersebut, Pemkab Bangkalan berharap upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara lebih terarah dan menyentuh langsung masyarakat.

Kader kesehatan pun diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kegiatan Posyandu, tetapi juga menjadi penggerak perubahan perilaku hidup sehat di lingkungan masing-masing.

Dengan semangat “Kader Hebat, Posyandu Kuat, Masyarakat Sehat”, pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan kesehatan berjalan dari tingkat pelayanan hingga ke tengah keluarga dan masyarakat.(Advertorial/Edi)

LAINNYA
x