x

Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber, Gandeng Perusahaan Teknologi Korea Selatan

3 minutes reading
Thursday, 9 Jul 2026 23:31 239 View Redaksi Tajuk.News
TAJUK SIDOARJO – Di tengah pesatnya transformasi digital layanan pemerintahan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat sistem keamanan siber guna melindungi data dan menjaga kepercayaan masyarakat. Komitmen tersebut mendapat dukungan dari perusahaan keamanan siber terkemuka asal Korea Selatan, LSWare Inc, yang siap memperkuat kapasitas keamanan digital sekaligus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi.

Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepakatan (MoU) antara Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) dengan LSWare Inc yang ditandatangani di Korea Selatan pada tahun lalu. Kesepakatan itu berfokus pada penguatan sistem keamanan siber pemerintah daerah serta peningkatan kapasitas SDM teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Sidoarjo.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama tersebut, Direktur LSWare Indonesia Kim Mansun bersama Direktur Eksekutif ASKOMPSI Edy Santoso melakukan kunjungan ke Kabupaten Sidoarjo, Kamis (9/7/2026).

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Sidoarjo Benny Airlangga serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo Eri Sudewo di Kantor Setda Sidoarjo.

Dalam pertemuan tersebut, LSWare memaparkan berbagai solusi keamanan siber yang dimiliki, mulai dari perlindungan server, pengelolaan akses istimewa (privileged access management), hingga sistem manajemen kerentanan yang dirancang untuk menghadapi ancaman siber modern.

Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati, menegaskan bahwa transformasi digital yang tengah dijalankan pemerintah daerah harus berjalan seiring dengan penguatan keamanan sistem informasi.

Menurutnya, digitalisasi pelayanan publik tidak hanya dituntut cepat dan mudah diakses, tetapi juga harus mampu menjamin keamanan data pemerintah maupun masyarakat.

“Keamanan siber menjadi elemen penting dalam menjaga kerahasiaan dan ketersediaan data pemerintah,” ujar Fenny.

Ia berharap dukungan dari LSWare mampu memperkuat tata kelola layanan digital di Kabupaten Sidoarjo sehingga semakin siap menghadapi berbagai ancaman serangan siber.

Menurutnya, insiden seperti peretasan maupun kebocoran data dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap layanan digital pemerintah apabila tidak diantisipasi dengan sistem keamanan yang memadai.

“Dengan penguatan kapasitas ini, tata kelola layanan digital di Sidoarjo diharapkan semakin responsif terhadap berbagai potensi risiko serangan siber,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur LSWare Indonesia, Kim Mansun, menjelaskan bahwa perusahaan yang dipimpinnya memiliki pengalaman luas dalam pengembangan solusi keamanan siber untuk berbagai sektor, termasuk pemerintahan.

Ia mengatakan LSWare telah mengantongi sertifikasi SecuMS dan Omniguard dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta menjalin kemitraan strategis dengan PT SUCOFINDO dalam pengembangan layanan keamanan digital di Indonesia.

Kim menilai percepatan transformasi digital yang terjadi di berbagai negara turut meningkatkan ketergantungan layanan publik terhadap teknologi informasi. Di sisi lain, kondisi tersebut juga diikuti meningkatnya ancaman siber seperti ransomware, peretasan sistem, hingga kebocoran data.

Menurutnya, pemerintah daerah menjadi salah satu sektor yang cukup rentan karena masih menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur keamanan serta tenaga ahli di bidang keamanan siber.

“Secara khusus, pemerintah daerah sering kali menghadapi keterbatasan dalam hal infrastruktur keamanan dan tenaga ahli sehingga lebih rentan terhadap serangan siber seperti ransomware, peretasan, dan kebocoran data,” jelas Kim.

Melalui kolaborasi ini, LSWare berharap dapat membantu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membangun sistem digital yang lebih aman, tangguh, dan mampu memberikan pelayanan publik yang andal kepada masyarakat.

“Kami berharap momen ini dapat menjadi awal dari kemitraan yang kuat untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi masyarakat Sidoarjo,” tutupnya.(Ida)

LAINNYA
x