Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., saat menghadiri Karate Open Tournament Kajati Sulut Cup ke-V dan Wali Kota Bitung Tahun 2026, di Kota Bitung, Jumat (11/9/2026).(foto: Alan) TAJUK BITUNG – Sport Hall Convention (GOR) Dua Sudara menjadi panggung adu kemampuan para karateka dalam Karate Open Tournament “Kajati Sulut Cup ke-V dan Wali Kota Bitung” Tahun 2026. Ajang tersebut resmi dibuka di Kota Bitung, Jumat (11/9/2026), ditandai dengan pemukulan gong.
Pembukaan dilakukan oleh Plt Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara sekaligus Ex Officio Ketua Umum Karate-Do Gojukai Pengda Sulut, Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., yang menandai dimulainya rangkaian pertandingan.
Turnamen ini menjadi salah satu wadah bagi para karateka dari berbagai daerah untuk menguji kemampuan sekaligus membangun mental bertanding, sportivitas dan persaudaraan. Kehadiran para peserta juga menjadi bagian penting dalam mendorong pembinaan serta pengembangan olahraga karate di Sulawesi Utara.
Momentum tersebut turut mendapat dukungan Pemerintah Kota Bitung. Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., hadir langsung menyaksikan seremoni pembukaan sekaligus menyambut para kontingen yang datang dari berbagai daerah.
Kehadiran Wali Kota menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen sekaligus komitmen Pemkot Bitung dalam mendorong kemajuan olahraga dan pembinaan generasi muda melalui jalur prestasi.
Dalam sambutannya, Hengky menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah hadir serta kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara bersama jajaran dan Pengurus Gojukai Indonesia Daerah Sulawesi Utara yang kembali mempercayakan Kota Bitung sebagai tuan rumah.
Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Kota Bitung dan menunjukkan bahwa daerah ini terus dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kegiatan olahraga berskala daerah maupun nasional.
“Pemerintah Kota Bitung berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan olahraga. Sebab, olahraga bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, sportivitas, persaudaraan, serta generasi muda yang tangguh dan berintegritas,” ujar Hengky.
Kepada para atlet, Hengky berpesan agar seluruh peserta bertanding dengan semangat, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas. Turnamen tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman sekaligus menunjukkan karakter karateka sejati.
Ia juga meminta para wasit dan juri menjalankan tugas secara profesional, objektif, adil dan berintegritas agar seluruh pertandingan berlangsung baik dan menjunjung tinggi sportivitas.
Hengky berharap turnamen tersebut semakin mempererat persaudaraan antar-atlet, pelatih, ofisial dan insan olahraga, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa.
“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas dan berikan yang terbaik,” tutupnya.(Ramlan)