Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., saat menghadiri penutupan, Karate Gojukai Open Tournament Kajati Sulut Cup V Tahun 2026, Minggu (13/9/2026).(foto: Alan) TAJUK BITUNG – Tiga hari pertarungan di atas tatami berakhir. Karate Gojukai Open Tournament Kajati Sulut Cup V Tahun 2026 resmi ditutup, Minggu (13/9/2026), setelah mempertemukan para karateka dari berbagai kontingen di Sulawesi Utara.
Kejuaraan yang berlangsung sejak 11 September 2026 ini digelar oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara bersama Gojukai Indonesia Pengda Sulawesi Utara dengan Kota Bitung dipercaya sebagai tuan rumah. Kehadiran Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., turut memberi dukungan terhadap penyelenggaraan ajang yang menjadi wadah kompetisi sekaligus pembinaan atlet karate tersebut.
Selama tiga hari, para karateka tampil menguji kemampuan, mental dan teknik untuk memperebutkan gelar juara. Persaingan berlangsung dalam semangat disiplin dan sportivitas, sekaligus mempererat persaudaraan antarkontingen.
Penutupan dilakukan Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si. Ia mengapresiasi pelaksanaan turnamen sekaligus mendorong agar pembinaan karate di Sulawesi Utara terus berlanjut.
Menurutnya, antusiasme dan kemampuan para peserta menunjukkan potensi besar Sulawesi Utara dalam melahirkan atlet karate berprestasi. Momentum kejuaraan diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan dan pencarian bibit atlet secara berkelanjutan.
Sepanjang pertandingan, para karateka tidak hanya mengejar kemenangan. Disiplin, keberanian, penghormatan, integritas dan sportivitas menjadi nilai yang melekat dalam setiap laga.
Hasil akhir menempatkan Kontingen Kodam XIII/Merdeka sebagai Juara Umum Karate Gojukai Open Tournament Kajati Sulut Cup V Tahun 2026.
Gelar tersebut menjadi buah dari konsistensi, kerja keras dan perjuangan para atlet sepanjang kompetisi.
Kejuaraan di Kota Bitung pun ditutup dengan lahirnya para juara. Namun lebih dari sekadar podium, turnamen ini meninggalkan semangat pembinaan dan persaudaraan karate yang diharapkan terus tumbuh di Sulawesi Utara.(Ramlan)