TAJUK BOLMUT- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, membuka Entry Meeting Pelaksanaan Audit Tujuan Tertentu Tahun 2026, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kerja Sekda Boltara itu dilaksanakan Inspektorat Daerah sebagai tindak lanjut Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2026. Audit tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat pencegahan korupsi melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK-RI.
Dalam sambutannya, Sekda mengatakan audit bukan sekadar kegiatan pemeriksaan, tetapi menjadi salah satu cara untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik, bersih dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia meminta seluruh pimpinan OPD, PPTK dan Bendahara Pengeluaran yang menjadi sasaran audit agar tidak menutup-nutupi data yang dibutuhkan tim auditor.
“Saya berharap melalui audit ini kita bisa mengidentifikasi potensi permasalahan lebih awal. Saya minta kepada seluruh pimpinan OPD, PPTK dan Bendahara Pengeluaran agar memberikan data yang valid, terbuka dan kooperatif kepada tim auditor,” tegas Jusnan.»
Menurutnya, audit juga jangan dipahami sebagai upaya untuk mencari-cari kesalahan. Sebaliknya, hasil pemeriksaan harus dijadikan bahan evaluasi agar kelemahan dalam pengelolaan pemerintahan maupun anggaran bisa segera diperbaiki.
“Mari kita jadikan audit ini sebagai momentum untuk belajar dan berbenah. Tujuannya satu, yaitu meningkatkan kualitas pelayanan dan penggunaan anggaran yang efektif, efisien serta sesuai aturan,” ujarnya.
Audit Tujuan Tertentu Tahun 2026 ini menyasar 10 OPD di lingkungan Pemkab Boltara. OPD tersebut masing-masing Sekretariat DPRD, Bappelitbangda, BPKPD, BKPSDM, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DPMPTSP, Dinas Kesehatan, DPPKBPPPA, Dinas PUPR, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum, pimpinan OPD terkait, PPTK serta Bendahara Pengeluaran dari masing-masing OPD yang menjadi sasaran audit.
Dengan pelaksanaan audit ini, Pemkab Boltara berharap pengawasan internal semakin kuat dan setiap OPD dapat terus memperbaiki tata kelola, terutama dalam penggunaan anggaran dan pelaksanaan program agar berjalan sesuai ketentuan.