x

Kapolres Gresik Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat, Tegaskan Dukungan Cetak Generasi Unggul

3 minutes reading
Monday, 3 Aug 2026 21:28 191 View Redaksi Tajuk.News
TAJUK GRESIK – Komitmen Polres Gresik dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang pendidikan kembali ditegaskan melalui kehadiran Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution pada pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tahun Ajaran 2026/2027, yang berlangsung di Jalan Raci Cendana Pekuncen, Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik dr. H. Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Kepala UPT PR SMP Surabaya Sukajar, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para wali murid, serta ratusan siswa baru yang memulai tahun ajaran baru.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik, Rangga Pratama Widyastya, mengungkapkan bahwa jumlah peserta didik pada tahun ajaran kedua mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Jika sebelumnya sekolah hanya memiliki 75 siswa, kini jumlahnya bertambah menjadi 405 peserta didik.

Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala kondisi ekonomi.

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Gresik, dr. Yumna Qolimatul Aza, menjelaskan bahwa sekolah tersebut berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan 26 gedung yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pembelajaran. Selain menerapkan kurikulum nasional, sekolah juga memiliki program unggulan berupa pembiasaan membaca Al-Qur’an, Tahfiz, serta bimbingan belajar tambahan.

Ia juga menyampaikan bahwa sebanyak 26 siswa asal Pulau Bawean akan segera bergabung mengikuti proses pembelajaran setelah kondisi cuaca pelayaran kembali memungkinkan.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan hasil sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari perlengkapan belajar, seragam, hingga konsumsi, diberikan secara gratis.

“Melalui pendidikan, kami ingin memutus rantai kemiskinan. Harapan kami, anak-anak Sekolah Rakyat mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dan menjadi generasi yang sukses serta berakhlak mulia,” ujar Bupati.

Suasana pembukaan MPLS berlangsung meriah dengan berbagai penampilan kreatif dari para siswa, mulai dari paduan suara, pembacaan puisi, hingga pidato dalam lima bahasa. Acara kemudian ditandai dengan penyalaan sirine sebagai simbol dimulainya MPLS, penyerahan peserta didik baru, pemotongan tumpeng, doa bersama, serta sesi foto bersama.

Usai seremoni, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan MPLS yang diawali dengan salat berjamaah dan dilanjutkan pembekalan materi di kelas masing-masing.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi atas hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi yang dinilai membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Ia menegaskan bahwa Polres Gresik siap mendukung keberlangsungan program tersebut sebagai bagian dari upaya bersama mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.

“Polres Gresik mendukung penuh program pemerintah ini. Semoga Sekolah Rakyat dapat menjadi wadah lahirnya generasi berkualitas yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Gresik dan Indonesia,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.(Budi)

LAINNYA
x