x

Wabup Mimik Ajak Orang Tua Perkuat Pengawasan, Sidoarjo Deklarasikan Perang Melawan Narkoba

2 minutes reading
Sunday, 2 Aug 2026 22:05 209 View Redaksi Tajuk.News
TAJUK SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat komitmen dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dengan mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif melindungi generasi muda.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo di Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 anggota komunitas emak-emak tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, bersama Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo, Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto.

Dalam sambutannya, Wabup Mimik menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, perhatian orang tua terhadap aktivitas anak, komunikasi yang terbuka, serta mengarahkan anak pada kegiatan positif menjadi langkah efektif untuk menjauhkan mereka dari bahaya narkoba.

“Melalui kegiatan ini menjadi semangat kita semua untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba serta terus hidup sehat, maju, berdaya, dan sejahtera tanpa narkoba,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman narkoba dapat menyasar siapa saja tanpa memandang usia, status sosial, maupun latar belakang pendidikan. Oleh karena itu, pemberantasannya membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum.

Secara khusus, Mimik mengajak para ibu untuk lebih aktif mengawasi anak-anak, termasuk memantau penggunaan gawai dan pergaulan mereka sehari-hari.

“Emak-emak Sidoarjo ayo terus dampingi anak-anak dengan penuh perhatian dan kasih sayang, cek gadgetnya, cek siapa temannya,” pesannya.

Selain pengawasan di lingkungan keluarga, masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

“Jangan pernah ragu untuk melapor jika melihat tanda-tanda penyalahgunaan narkoba. Diam berarti membiarkan kehancuran terus terjadi. Dengan adanya sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, dan aparat, saya yakin Sidoarjo mampu menjadi daerah yang bebas dari narkoba serta menjadi rumah yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo, Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto, menyampaikan bahwa deklarasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, kepedulian masyarakat menjadi faktor penting dalam mendeteksi penyalahgunaan narkoba sejak dini sehingga dapat dicegah sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Adanya kepedulian dan keterlibatan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Melalui peran aktif keluarga dan lingkungan sekitar, penyalahgunaan narkotika dapat dideteksi lebih dini sehingga dampaknya dapat dicegah,” jelasnya.(Ida)

LAINNYA
x