x

Lapangan Sepak Bola Desa di Sidoarjo Didorong Jadi Ikon Sport Tourism

3 minutes reading
Thursday, 30 Apr 2026 19:00 397 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK SIDOARJO – Sejumlah desa di Kabupaten Sidoarjo kini memiliki lapangan sepak bola dengan kondisi yang semakin baik. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai lapangan desa telah mengalami peningkatan kualitas, mulai dari rumput yang terawat hingga fasilitas penerangan yang memadai.

Kondisi tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dijadikan ikon desa sekaligus penggerak perekonomian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) pun mendorong penguatan branding lapangan sepak bola desa agar lebih dikenal luas.

“Dengan branding yang bagus, lapangan sepak bola desa dapat menjadi sport tourism atau wisata olahraga di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo, Eri Sudewo, dalam diskusi bersama para pengelola lapangan desa, Rabu (29/4/2026) malam.

Diskusi tersebut turut melibatkan Komisi B DPRD Sidoarjo dan Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas). Dalam kesempatan itu, Eri menekankan pentingnya konektivitas digital di desa sebagai penunjang pengembangan potensi lokal.

Menurutnya, pihak Diskominfo terus berupaya menghadirkan akses internet di setiap desa. Fasilitas WiFi ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, termasuk untuk mendukung promosi lapangan sepak bola desa.

Diskominfo, lanjut Eri, siap memfasilitasi akses internet berkecepatan tinggi di area lapangan sepak bola guna mempermudah proses branding dan promosi secara digital.

“Kalau kita fasilitasi internet berkecepatan tinggi di pelosok desa, itu nantinya bisa dimanfaatkan untuk membuat konten kreatif maupun e-commerce tanpa terbebani biaya internet,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan gadget yang semakin canggih. Menurutnya, generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi tersebut sebagai sarana produktif, bukan sekadar hiburan.

“Tidak hanya untuk lapangan sepak bola, potensi lain di desa juga bisa dikembangkan. Kami siap memfasilitasi jika ada yang ingin melakukan branding atau mengembangkan potensi desa,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, H. Sullamul Hadi Nurmawan, mengakui bahwa banyak lapangan sepak bola desa di Sidoarjo yang sudah memiliki kualitas baik. Ia menilai hal ini merupakan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Ia pun mengajak seluruh pihak, khususnya pegiat sepak bola, untuk terus menghidupkan aktivitas di lapangan desa, termasuk melalui pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi secara rutin.

“Kalau kompetisi berjalan, dampaknya besar. UMKM juga ikut hidup saat ada pertandingan,” ujarnya.

Wawan—sapaan akrab Sullamul—mencontohkan lapangan sepak bola Pandansari di Bungurasih yang dinilai sukses menjadi perhatian publik. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan fasilitas, lapangan tersebut bahkan sempat menjadi tuan rumah ajang Super League.

Menurutnya, keberadaan lapangan sepak bola desa di Sidoarjo juga telah mendapat pengakuan dari daerah lain. Tidak sedikit klub atau komunitas dari luar daerah yang tertarik menyewa lapangan di Sidoarjo.

“Ada tamu dari Lamongan yang kaget melihat lapangan Pandansari dan Terung. Mereka menilai kualitasnya sangat baik, mulai dari rumput hingga fasilitasnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan ekonomi desa sekaligus pembinaan atlet usia muda. Wawan juga mengajak para pemuda dan pengelola lapangan untuk aktif mempromosikan potensi desa masing-masing.

“Promosi ini penting, karena selain mengenalkan lapangan, juga bisa mengangkat nama desa dan memberikan efek ekonomi yang luas bagi masyarakat,” tutupnya.(Ida)

LAINNYA
x