Suasana pelpasan 27 calon jemaah haji Kabupaten Bolaang Mongondow Utara tahun 2026 (1447 H)aTAJUK BOLMUT- Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Baiturrahman, Kecamatan Kaidipang, saat Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, menghadiri kegiatan Safari Subuh Keliling (Suling) Pemerintah Daerah.
Kegiatan yang diawali dengan pelaksanaan salat subuh berjamaah tersebut kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Abdullah Diu, S.Ag, menghadirkan nuansa spiritual yang menyejukkan dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Momentum Safari Subuh kali ini terasa istimewa. Selain menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelepasan 27 calon jemaah haji Kabupaten Bolaang Mongondow Utara tahun 2026 (1447 H).
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kesempatan yang diperoleh para calon jemaah haji. Ia menegaskan bahwa keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan panggilan suci yang sarat makna spiritual.
“Ini adalah anugerah besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini. Oleh karena itu, kami mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan, serta mampu menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk dan lancar,” ujar Bupati.
Bupati juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kekompakan selama berada di Tanah Suci. Ia berharap seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan selamat serta meraih predikat haji yang mabrur.
Pelepasan ini pun menjadi simbol perhatian dan komitmen Pemerintah Daerah dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam aspek pembangunan, tetapi juga dalam perjalanan spiritual.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Boltara Ening Sutrisni Lasena Adam, S.ST, Wakil Bupati Boltara Mohammad Aditya Pontoh, S.IP, Pabung 1303 Boltara, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, Camat Kaidipang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jemaah haji yang akan diberangkatkan.
Dengan balutan doa dan harapan, Safari Subuh Keliling kali ini menjadi lebih dari sekadar rutinitas ia menjelma sebagai ruang penguatan iman sekaligus bukti kehadiran pemerintah di tengah denyut kehidupan masyarakat.***