Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., saat menghadiri Tasyakuran dan Resepsi HUT ke-64 PWRI Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (29/7/2026).(foto: Ida) Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Wabup Mimik mengajak seluruh anggota PWRI untuk terus memberikan sumbangsih pemikiran, pengalaman, serta nasihat demi mendukung pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang semakin maju dan sejahtera.
Acara tersebut dihadiri Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia, jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua PWRI Kabupaten Sidoarjo H. MG. Hadi Sutjipto, SH., MM., perwakilan Bank Jatim, Baznas Sidoarjo, Bank Mandiri Taspen, BPR Delta Artha, anggota PWRI, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Mimik menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang PWRI yang kini memasuki usia ke-64. Ia berharap organisasi para purnabakti tersebut semakin solid dan terus menjadi wadah yang memberikan manfaat, baik bagi anggotanya maupun masyarakat luas.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-64 untuk PWRI. Semoga semakin kompak, semakin guyub, dan semakin memberikan manfaat bagi para anggotanya maupun masyarakat Sidoarjo,” ujar Mimik.
Menurutnya, tema HUT tahun ini, “Satu Tekad, Satu Jiwa, Memperkokoh Solidaritas Wredatama Demi Kesejahteraan Bersama”, mencerminkan semangat kebersamaan yang harus terus dijaga. Ia mengapresiasi dedikasi para anggota PWRI yang tetap aktif berorganisasi dan menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meski telah memasuki masa purna tugas.
Mimik menegaskan bahwa pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki para purnabakti merupakan aset berharga bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan pembangunan.
“Tidak ada kata pensiun, karena ilmu, pengalaman, dan wejangan dari panjenengan semua masih sangat kami butuhkan. Jadi jangan bosan memberikan masukan untuk Pemkab Sidoarjo. Kami masih perlu banyak belajar dari panjenengan semua,” katanya.
Ia juga berharap hubungan baik antara PWRI dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus terpelihara melalui komunikasi yang terbuka. Menurutnya, kritik, saran, maupun masukan dari para senior menjadi bekal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Saya berharap silaturahmi antara Pemkab Sidoarjo dan PWRI dapat terus terjaga. Jangan sungkan memberikan saran, kritik maupun masukan kepada kami. Kami siap mendengarkan karena tujuan kita sama, yaitu membuat Sidoarjo semakin maju dan masyarakat semakin harmonis serta sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PWRI Kabupaten Sidoarjo, H. MG. Hadi Sutjipto, SH., MM., menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-64 PWRI bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Rangkaian peringatan diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa, penyaluran mushaf Al-Qur’an ke sejumlah masjid, serta berbagai kegiatan sosial lainnya yang mencerminkan semangat pengabdian anggota PWRI kepada masyarakat.
“Di dalam Mars PWRI terdapat kalimat ‘Mengabdi sampai akhir usia’. Jadi pengabdian PWRI itu sampai akhir usia. Kami tetap berbakti kepada bangsa dan negara serta siap membantu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui pengalaman dan kemampuan yang kami miliki,” ujar Hadi.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati Mimik mendoakan seluruh anggota PWRI agar senantiasa diberikan kesehatan, umur yang berkah, kebahagiaan, dan rezeki yang melimpah. Ia berharap PWRI terus menjadi organisasi yang mampu menginspirasi serta menjadi teladan bagi generasi penerus dalam menjaga semangat pengabdian kepada bangsa.
“Semoga panjenengan semua selalu diberikan kesehatan, umur yang barokah, hati yang bahagia, rezeki yang melimpah, serta semoga PWRI terus menjadi organisasi yang membawa manfaat dan menjadi teladan bagi generasi penerus,” tutupnya.(Ida)