Disdikbud, Dinsos, dan BPBD Kabupaten Boltim, saat menandatangani MOU terkait dengan penanggulangan bencana dan penanganan sosial, untuk siswa SD dan SMP di kabupaten Boltim. (Foto: Istimewa)Penandatangan MOU Penanggulangan Bencana dan Penanganan Sosial oleh tiga Kepala Dinas tersebut dilaksanakan di ruangan Sekretaris Daerah, dan disaksikan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Sony Warokah Asisten II Mr Alung, Asisten III Rusmin Mokoagow dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Boltim Sjukri Tawil.
“Penandatanganan MOU dengan ketiga Instansi Pemkab Boltim itu bertujuan untuk mencegah kepanikan siswa ketika terjadi bencana,” ujar Warokka
Kepala Disdikbud Boltim, Yusri Damopolii menjelaskan, penandatanganan MOU tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyikapi kondisi daerah Boltim yang rawan bencana.
“Boltim adalah daerah yang selalu waspada bencana. Berdasarkan fakta terakhir ini, ada beberapa kali terjadi bencana diantaranya banjir, kebakaran rumah, gempa bumi maupun tanah longsor. Upaya ini kita lakukan agar anak-anak atau siswa dan lansia ketika ada bencana tidak terfokus pada kepanikan, justru mampu mengambil sikap yang tepat dalam penyelamatan,” jelas Yusri. (*)