x

Motoran Santun Meriahkan Hari Santri Nasional di Sidoarjo

3 minutes reading
Wednesday, 21 Oct 2026 19:52 308 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK SIDOARJO – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Sidoarjo berlangsung meriah melalui kegiatan Motoran Santun yang diikuti ratusan santri, ulama, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (21/10/2026).

Bupati Sidoarjo H. Subandi secara resmi melepas peserta touring di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Putat, Kecamatan Tanggulangin. Pelepasan ditandai dengan penekanan tombol sebagai simbol dimulainya perjalanan.

Dari titik pemberangkatan, peserta melintasi sejumlah wilayah, mulai dari Tanggulangin, Tulangan, Pilang Wonoayu, hingga kawasan Sidoarjo Kota. Rombongan dijadwalkan mengakhiri perjalanan di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih, Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Chandra Putra, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo sekaligus Ketua DPC PKB Sidoarjo H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I., serta anggota DPRD Sidoarjo Zahlul Yussar, S.I.Kom.

Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Sidoarjo, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda, para ulama, dan ratusan santri.

Dalam sambutannya, Subandi mengungkapkan kebanggaannya dapat memperingati Hari Santri bersama para ulama, santri, dan jajaran Forkopimda. Menurutnya, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menegaskan peran penting santri dalam perjalanan bangsa.

“Alhamdulillah, kita bangga bisa bersama-sama memperingati Hari Santri, bersama Forkopimda, para ulama, dan santri,” ujar Subandi.

Ia menegaskan, santri memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, generasi santri diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi berilmu, berakhlak, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Santri adalah aset masa depan. Masa depan bangsa Indonesia bergantung pada para santri. Santri hebat, bangsa hebat,” tegasnya.

Di hadapan para peserta, Subandi juga menyampaikan harapan agar para santri senantiasa menjadi generasi yang saleh dan salehah serta mampu menjaga nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan menjadi anak-anak yang saleh dan salehah,” ucapnya.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, KH Abdul Wahid Harun, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema Motoran Santun. Tema ini menekankan pentingnya menjaga adab, keselamatan, dan sikap saling menghormati selama berkendara.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan touring sebagai ajang kebut-kebutan maupun tindakan yang mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Di jalan tidak boleh mengganggu pengguna jalan mana pun. Tetap santun dalam berkendara, dan tidak boleh salip-menyalip,” tuturnya.

Menurut KH Abdul Wahid Harun, kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan kabar positif tentang kehidupan santri sekaligus menunjukkan bahwa nilai-nilai kesantunan yang dipelajari di pesantren dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga menyinggung keprihatinan atas peristiwa keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaporkan menimpa ratusan santri. Di tengah situasi tersebut, ia berharap kegiatan Hari Santri dapat menjadi ruang untuk menghadirkan semangat positif dan memperkuat perhatian terhadap kehidupan para santri.

Lebih jauh, ia berharap Kabupaten Sidoarjo tetap mampu mempertahankan identitasnya sebagai kota santri, dengan kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai keagamaan, akhlak, dan kebersamaan.

Kegiatan Motoran Santun pun berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk meneguhkan karakter santri yang berakhlak, santun, serta berperan aktif dalam membangun bangsa.(Ida)

LAINNYA
x