x

Apresiasi MPLS 2026, Gubernur Yulius Dorong Sekolah Jadi Benteng Karakter Siswa

3 minutes reading
Monday, 20 Jul 2026 23:09 277 View Gian Limbanadi

TAJUKSULUT – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, memberikan pengarahan kepada seluruh kepala sekolah SMA, SMK dan SLB, yang berlangsung di aula Mapalus Kantor Gubernur, Manado, Senin 20 Juli 2026. 

Dalam arahannya, Gubernur Yulius menegaskan, bahwa pentingnya membangun pendidikan yang berkualitas, integritas dan berorientasi pada pembentukan generasi emas menuju indonesia emas 2045.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap para kepala sekolah atas kesuksesan melaksanakan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang aman, tertib dan kondusif serta bebas dari kekerasaan fisik maupun tekanan psikologis.

“Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras para kepala sekolah dan komitmen guru dalam menghadirkan masa transisi siswa yang humanis, menyenangkan dan ramah anak,” ujarnya.

Dihadapan para kepala sekolah Gubernur Yulius menegaskan, tidak ada toleransi terhadap segala bentuk perundungan maupun kekerasan di lingkungan sekolah.

Untuk itu, seluruh sekolah wajib mengaktifkan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) serta menangani setiap kasus secara terbuka, adil dan berpihak kepada korban.

“Kepala sekolah tidak boleh menutupi kasus kekerasan hanya demi menjaga citra sekolah. Keselamatan dan perlindungan peserta didik harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur mengingatkan juga bahwa kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang bertanggung jawab meningkatkan mutu sekolah, bukan sekadar menjalankan tugas administrasi. Ia meminta pengelolaan dana BOS dan BOSDA dilakukan secara transparan, akuntabel serta bebas dari penyimpangan.

Dalam kesempatan, Gubernur juga menargetkan Zero Drop-Out di Sulawesi Utara. Seluruh kepala sekolah diminta aktif memantau kondisi lingkungan sekitar agar tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus sekolah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas Nasional. Kepala sekolah diminta memastikan pelaksanaan program berjalan lancar, higienis, tepat sasaran serta mampu membentuk karakter disiplin dan pola hidup sehat bagi peserta didik.

Menghadapi tantangan era digital, Gubernur juga meminta sekolah menjadi benteng pembentukan karakter siswa. Berbagai ancaman seperti judi online, pinjaman online ilegal, penyalahgunaan narkoba hingga dampak negatif penggunaan gawai harus diantisipasi melalui pendidikan karakter yang kuat, optimalisasi peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta penguatan nilai-nila budaya lokal “Sitou Timou Tumou Tou” dan “Torang Samua Basudara”.

Khusus bagi SMK, Gubernur meminta peningkatan kemitraan dengan dunia usaha dunia industri melalui program link and match serta memperluas sertifikasi kompetensi agar lulusan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Sementara untuk SLB, peningkatan fasilitas ramah disabilitas menjadi perhatian utama guna menjamin pendidikan yang inklusif dan setara.

Di akhir arahannya, Gubernur tegaskan agar seluruh kepala sekolah harus bekerja dalam semangat Satu Komando, loyal terhadap kebijakan Pemprov Sulut serta memiliki Mental Petarung yang kreatif, inovatif, tidak mudah menyerah dan mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan.

“Mari kita bekerja bersama-sama dengan tulus, berintegritas dan penuh semangat untuk mencetak generasi emas Sulawesi Utara yang unggul, berkarakter dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutup Gubernur.***

LAINNYA
x