x
Pemerintah Kabupaten Bolmut Advertisment
Pemerintah Kabupaten Bolmut Advertisment
Pemerintah Kabupaten Bolmut Advertisment

Tak Ada Ruang bagi Pelaku Kekerasan, Pemda Boltara Perkuat Benteng Perlindungan Perempuan dan Anak

2 minutes reading
Monday, 22 Jun 2026 12:28 276 View Yogi Baba

TAJUK BOLMUT-Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.

Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang digelar di Coconut Beach, kawasan Batu Pinagut, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev.

Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin menegaskan bahwa perempuan dan anak merupakan aset berharga bangsa yang harus dijaga dan dilindungi. Menurutnya, mereka juga harus diberikan ruang yang luas untuk tumbuh, berkembang, serta berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

“Perempuan dan anak adalah generasi penerus yang harus mendapatkan perlindungan maksimal. Karena itu, rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, dan membangun komitmen bersama dalam menyusun strategi pencegahan kekerasan yang lebih efektif,” ujar Sirajudin.

Ia menekankan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama dan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, pendidik, pekerja sosial, tokoh agama, dunia usaha, hingga lingkungan keluarga.

Melalui forum tersebut, para peserta membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, dibahas pula upaya meningkatkan deteksi dini, edukasi masyarakat, serta penguatan sistem perlindungan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Pemerintah daerah berharap koordinasi lintas sektor yang terbangun dapat menghadirkan sistem penanganan yang lebih cepat, terpadu, dan menyeluruh, sehingga setiap kasus dapat ditangani secara optimal.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, dan melahirkan rekomendasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

“Kita berharap forum ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menghasilkan langkah-langkah nyata yang memperkuat perlindungan perempuan dan anak di daerah kita,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kejaksaan Negeri, perwakilan Polres Boltara, Pabung 1303/BM, perwakilan Pengadilan Agama Boroko, Danramil Bolangitang, perwakilan Kementerian Agama, pimpinan OPD, Direktur RS Pratama Bintauna, kepala KUA se-Kabupaten Boltara, para camat, serta tamu undangan lainnya. (***)

LAINNYA
x