x

Panen Perdana Bumdes Monompia, Wawali Kotamobagu Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Desa

3 minutes reading
Tuesday, 19 May 2026 12:34 288 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat resmi membuka kegiatan panen perdana program ketahanan pangan melalui unit usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Monompia bidang budidaya ikan air tawar, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lokasi Bumdes Monompia, Perkebunan Mokoinit, Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan itu dihadiri sejumlah pimpinan OPD, Sangadi Desa Poyowa Kecil Habel Lokiman, BPD, pengurus Bumdes Monompia, lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan hingga warga setempat.

Dalam sambutannya, Rendy Virgiawan Mangkat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, pengurus Bumdes Monompia, kelompok pembudidaya ikan serta masyarakat Desa Poyowa Kecil yang telah bekerja keras menjalankan program budidaya ikan air tawar hingga berhasil melakukan panen perdana.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa penguatan ketahanan pangan dapat dimulai dari desa melalui pengelolaan potensi desa yang dilakukan secara terencana, produktif dan berkelanjutan,” ujar Rendy.

Menurutnya, budidaya ikan air tawar tidak hanya menjadi sumber pangan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Ia menegaskan, pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi peran Bumdes sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Bumdes Monompia Desa Poyowa Kecil yang mampu menghadirkan unit usaha produktif di bidang perikanan air tawar. Saya berharap keberhasilan panen perdana ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi awal pengembangan usaha yang lebih besar dan maju,” katanya.

Rendy juga meminta pengelolaan budidaya ikan terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas produksi, manajemen usaha, pemasaran hingga pemanfaatan teknologi agar mampu bersaing dan memberikan keuntungan maksimal bagi masyarakat.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, kerja sama serta inovasi dalam membangun desa. Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kepada generasi muda, saya berharap dapat mengambil bagian dalam usaha-usaha produktif seperti ini, karena sektor perikanan dan pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan mampu menjadi sumber ekonomi menjanjikan di masa depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rendy juga menekankan pentingnya kerja sama tim, pendampingan dari pemerintah desa, tenaga ahli serta dukungan teknis dari dinas terkait untuk memperkuat pengembangan usaha Bumdes.

“Di tengah efisiensi pemerintah pusat, bagaimana kita mendorong inovasi agar pesan pemerintah pusat terkait kemandirian fiskal di setiap daerah dapat terwujud. Mudah-mudahan Kota Kotamobagu kuat karena Bumdesnya kuat,” tegasnya.

Ia pun meminta masyarakat tidak mudah menyerah dan terus menghadirkan inovasi, terutama dalam pemanfaatan teknologi di sektor pertanian dan perikanan.

“Tetap semangat, jangan putus asa, terus keluarkan inovasi. Pemerintah siap membantu demi kemasyarakatan. Mudah-mudahan kerja sama kita semua membuahkan hasil luar biasa untuk kemajuan Kota Kotamobagu,” tutupnya.

LAINNYA
x