TAJUK BOLMUT – Upaya menghadirkan layanan hukum yang lebih dekat untuk masyarakat Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mulai terlihat makin serius. Pemerintah daerah bersama pihak pengadilan kini tengah mempercepat rencana berdirinya Pengadilan Negeri di wilayah tersebut.
Hal ini terungkap saat Bupati Boltara, Sirajudin Lasena, menerima kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Amin Sutikno, bersama rombongan, Selasa (29/04/2026), di ruang kerja bupati.
Pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi. Keduanya langsung membahas langkah konkret untuk mempercepat operasional Pengadilan Negeri di Boltara. Salah satu fokus utama adalah kesiapan lahan, termasuk kelengkapan administrasi dan syarat teknis yang harus dipenuhi.
Suasana diskusi berlangsung santai tapi serius. Beberapa opsi lokasi sempat dibicarakan, sekaligus memastikan dokumen pendukung dari pemerintah daerah sudah siap. Mereka juga menyepakati langkah lanjutan dan pola koordinasi agar proses pembangunan bisa berjalan lebih cepat.
Tak berhenti di meja rapat, rombongan langsung turun lapangan. Mereka meninjau gedung yang direncanakan jadi kantor sementara, sekaligus melihat lokasi yang akan dibangun sebagai gedung definitif Pengadilan Negeri Boltara.
Langkah ini jadi sinyal kuat bahwa proyek ini bukan sekadar wacana. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat Boltara nantinya tidak lagi harus jauh-jauh mengurus perkara hukum.
Selama ini, jarak, waktu, dan biaya sering jadi kendala bagi warga saat berurusan dengan pengadilan. Dengan hadirnya Pengadilan Negeri di daerah sendiri, diharapkan semua proses hukum bisa lebih cepat, mudah, dan terjangkau.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu Yajid, Wakil Bupati Boltara Moh. Aditya Pontoh, serta sejumlah pejabat dari Pengadilan Tinggi Manado dan jajaran Pemkab Boltara.
Kalau semua berjalan sesuai rencana, kehadiran Pengadilan Negeri ini bakal jadi langkah penting bagi Boltara dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang hukum.