x

KDMP Lolombulan Makasili Mulai Beroperasi, Dukung Program Strategis Nasional Presiden Prabowo

3 minutes reading
Friday, 13 Mar 2026 11:02 338 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK MINSEL – Program Strategis Nasional (PSN) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pemerataan ekonomi hingga ke pelosok negeri mulai berjalan sejak Januari 2026. Salah satu implementasinya adalah kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Lolombulan Makasili, Kecamatan Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan.

KDMP Desa Lolombulan Makasili yang dipimpin oleh Rini Wungow selaku ketua, bersama jajaran pengurus yang terdiri dari Sekretaris Jianer Tambani, Wakil Ketua Bidang Usaha Helly Wungow, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan Retno N. Lesar, serta Bendahara Windy H. Mamangkey, terpantau aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait maksud dan tujuan pembentukan koperasi tersebut.

Saat di kantor KDMP Desa Lolombulan Makasili Jumat (13/3/2026), terlihat antusiasme warga yang datang untuk mengetahui lebih jauh sekaligus mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi.

Ketua KDMP Lolombulan Makasili, Rini Wungow, menjelaskan bahwa koperasi tersebut sebenarnya sudah mulai beroperasi meskipun pembangunan gerai resmi masih dalam tahap menunggu realisasi.

“Kami melakukan percepatan pelaksanaan KDMP Lolombulan Makasili agar program Presiden Prabowo Subianto dapat segera dirasakan masyarakat desa kami. Walaupun belum ada gerai yang dibangun, kami tetap melakukan inovasi agar kegiatan koperasi dapat berjalan,” ujarnya.

Menurut Wungow, KDMP Lolombulan Makasili kemungkinan menjadi koperasi pertama yang beroperasi di Kecamatan Kumelembuai, bahkan di Kabupaten Minahasa Selatan.

Ia menambahkan, sejak mulai berjalan, KDMP sudah menghasilkan sejumlah produk lokal yang bahan bakunya dibeli langsung dari hasil pertanian masyarakat Desa Lolombulan Makasili. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian warga.

Kinerja pengurus KDMP juga mendapat pengawasan dari tim pengawas yang dinilai memiliki kapasitas intelektual untuk memantau perkembangan koperasi. Tim pengawas tersebut terdiri dari Ketua Pengawas Lilian Liando, S.Pd, serta dua anggota pengawas yaitu Heske Saruan dan Yatie Saroinsong.

“Mereka adalah orang-orang yang kompeten untuk melakukan pengawasan sehingga produk-produk yang dihasilkan KDMP dapat tetap berkualitas,” jelas Wungow.

Sejumlah produk lokal yang telah dihasilkan dan siap dipasarkan antara lain minyak kelapa kampung, arang tempurung dan briket arang, cocopeat, keripik ubi BT Lolombulan, cap tikus organik, gula batu, minyak atsiri nilam, essential perfume, kopi, serta keripik ubi, dan berbagai produk lainnya.

Seluruh bahan baku produk tersebut berasal dari hasil pertanian masyarakat setempat, yang kemudian diolah melalui KDMP sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga Desa Lolombulan Makasili.

Sambil menunggu pembangunan gerai KDMP, proses pengolahan dan penampungan produk sementara dilakukan di kantor KDMP yang ada saat ini.

“Kami siap menjalankan Program Strategis Nasional yang digagas Presiden Prabowo untuk kepentingan masyarakat Indonesia,” tegas Wungow.

Ia juga menekankan bahwa tujuan utama KDMP adalah memperkuat kemandirian ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha bersama berbasis gotong royong, serta menyediakan akses layanan terpadu seperti pangan, modal, dan kesehatan dengan biaya yang terjangkau.

Selain itu, keberadaan KDMP diharapkan mampu menekan inflasi di tingkat desa, membuka lapangan kerja baru, serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap tengkulak.(Mario)

LAINNYA
x