x

Jalan Kureksari–Kepuhkiriman Mulai Dibuka, Betonisasi Rampung

2 minutes reading
Monday, 29 Dec 2025 17:35 221 View Redaksi Tajuk.News
TAJUK SIDOARJO – Jalan Kureksari–Kepuhkiriman mulai dapat dilewati kembali, Senin (29/12/2025), menyusul rampungnya proyek betonisasi jalan tersebut. Jalan beton sepanjang 1,340 kilometer itu kini sudah selesai dikerjakan, meski untuk sementara hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Pembatasan tersebut dilakukan karena beton masih dalam tahap pengeringan. Kendaraan bertonase besar diimbau untuk sementara waktu belum melintas hingga beton benar-benar kuat dan siap menahan beban berat.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, turun langsung meninjau kualitas jalan beton tersebut pada Minggu (28/12/2025). Ia memastikan pengerjaan betonisasi Jalan Kureksari–Kepuhkiriman telah selesai sesuai perencanaan.

“Kureksari hari ini sudah selesai, tinggal pengeringan saja,” ujar Bupati H. Subandi di sela-sela peninjauan.

Sebelumnya, Bupati H. Subandi juga meninjau progres betonisasi Jalan Kedungrejo–Wadungasri. Namun dalam kunjungan tersebut, ia mengaku sedikit kecewa dengan capaian pengerjaan jalan beton sepanjang 1,8 kilometer itu.

Pasalnya, progres pekerjaan masih mengalami deviasi hingga 34 persen dari batas waktu kontrak, sementara sisa waktu pengerjaan hanya tinggal empat hari.

“Tadi kita hitung, satu sisi jalan yang dibeton hanya mampu dikerjakan sekitar 100 meter per hari. Panjangnya 1,8 kilometer, kalau satu hari 100 meter berarti butuh 18 hari, itu pun belum sisi sebelahnya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Bupati Sidoarjo berharap agar pengerjaan betonisasi Jalan Kedungrejo–Wadungasri dapat segera dikebut dan diselesaikan.

Jalan tersebut dinilai memiliki tingkat mobilitas yang cukup tinggi, terutama karena berada di kawasan padat penduduk dan menjadi akses penting bagi aktivitas industri.

“Ini kan daerah padat penduduk, kasihan warga yang ada di daerah Brebek. Ini akan menjadi bahan koreksi,” tegasnya.

Bupati H. Subandi juga menduga adanya kendala permodalan pada kontraktor pelaksana proyek tersebut. Menurutnya, jika modal mencukupi, pekerjaan pengecoran seharusnya bisa dipercepat hingga 300 meter per hari.

“Dari Kureksari, Tambakrejo, sampai Brebek yang mengerjakan orangnya satu. Apa modalnya tidak ada atau bagaimana, kita tidak tahu. Kalau modalnya mampu, jangan 100 meter, langsung 300 meter–300 meter, kan bisa cepat selesai. Tapi yang tahu tentu kontraktor pemenangnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati H. Subandi juga meninjau pembangunan jembatan penghubung antara Desa Tambak Sawah dan Desa Tambak Sumur.

Dia menilai proyek jembatan tersebut tidak mengalami kendala berarti dan hanya membutuhkan percepatan pengerjaan.

“Saya pikir jembatan di Tambak Sawah tidak ada kendala, tinggal percepatan pengerjaan saja,” tutupnya.(Ida)

LAINNYA
x