x

Festival Kota Lama Sidoarjo 2025 Meriahkan Akhir Tahun, Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Lokal

2 minutes reading
Sunday, 21 Dec 2025 12:28 185 View Redaksi Tajuk.News
TAJUK SIDOARJO – Menutup rangkaian kegiatan di penghujung Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menggelar Festival Kota Lama Sidoarjo 2025 dengan meriah. Acara ini berlangsung di Area Parkir Timur GOR Sidoarjo, Minggu (21/12/2025), dan disambut antusias oleh masyarakat.

Festival ini digelar sebagai upaya meningkatkan optimalisasi potensi pariwisata daerah, menggerakkan ekonomi kreatif, serta memperkuat peran UMKM dan mitra lokal yang berkaitan dengan potensi unggulan Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, dengan mengusung tema “Harmoni Masa Lalu dan Masa Kini”.

Suasana tempo dulu terasa kental melalui kehadiran Pasar Tempoe Doeloe yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BUMD se-Kabupaten Sidoarjo. Beragam kuliner khas berbahan dasar petis, ikon kuliner daerah, disajikan kepada pengunjung.

Dalam sambutannya, Fenny Apridawati menyampaikan apresiasi kepada Disporapar Sidoarjo atas suksesnya penyelenggaraan festival.

Menurutnya, Festival Kota Lama bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk upaya kolektif untuk melestarikan budaya dan sejarah lokal, sekaligus menghidupkan kembali denyut ekonomi di kawasan cagar budaya Sidoarjo.

“Melalui festival ini, masyarakat tidak hanya menikmati suasana tempo dulu, tetapi juga dapat mencicipi berbagai kuliner khas Sidoarjo. Ini adalah cara kita memperkenalkan kekayaan budaya dan bahan makanan khas daerah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap kegiatan ini dapat menjadi akselerator kebangkitan ekonomi kreatif lokal, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkuat posisi Sidoarjo sebagai destinasi wisata yang menarik.

“Apa yang ada di Kabupaten Sidoarjo hari ini ada di Festival Kota Lama Sidoarjo ini. Mari kita dongkrak perekonomian bersama-sama dengan membelanjakan uang kita di UMKM Sidoarjo. Itu adalah bentuk komitmen agar perputaran uang tetap di Sidoarjo sehingga ekonomi daerah semakin kuat,” tegas Fenny.

Dia juga menambahkan, pengenalan produk olahan petis melalui kegiatan blusukan ke kampung-kampung menjadi bukti bahwa Kabupaten Sidoarjo tidak hanya dikenal sebagai Kota Udang dan Bandeng, tetapi juga sebagai kota penghasil petis.

“Selain mengenalkan makanan berbahan dasar petis, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memecahkan rekor MURI memasak olahan makanan berbahan petis terbanyak,” ungkapnya.

Dalam festival ini, panitia menyediakan 3.000 porsi makanan gratis berbahan dasar petis, pertunjukan seni dan musik, demo memasak olahan petis bersama Chef Kong, pemecahan Rekor MURI, serta peluncuran Kalender Event Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025.(Ida)

LAINNYA
x