x

Pertamina Bawa Maskerade Tampilkan Wastra Sulsel di INACRAFT 2026

2 minutes reading
Thursday, 8 Oct 2026 11:36 190 View Gian Limbanadi

TAJUKSULAWESI – Kain tradisional tidak selalu identik dengan masa lalu. Bersama Maskerade, wastra Sulawesi Selatan justru tampil modern dan dekat dengan gaya hidup anak muda di panggung INACRAFT 2026.

Brand fashion asal Makassar itu menjadi UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang terpilih mewakili Sulsel di ajang kerajinan terbesar di Indonesia, di Jakarta International Convention Center (JICC), 7-11 September 2026.

Maskerade didirikan 2017 oleh Nana Ibrahim. Bermodal uang jajan saat kuliah, ia memulai usaha dengan satu gagasan: membuat kain tradisional tampil relevan bagi generasi muda.

Gagasan itu diwujudkan lewat busana kontemporer yang memadukan Sutra Sengkang dan Tenun Toraja dengan desain modern. Tak hanya busana, Maskerade juga mengembangkan aksesori dari material ramah lingkungan, termasuk limbah botol kaca yang diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi.

Dari Makassar, perjalanan Maskerade menjangkau pasar yang lebih luas. Produknya kini dipasarkan di gerai resmi di Nipah Park Makassar dan telah menembus pasar Malaysia, Jepang, hingga Belanda. Proses produksinya juga melibatkan penjahit dan pengrajin lokal.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengatakan, keikutsertaan Maskerade di INACRAFT adalah upaya membuka akses pasar bagi UMKM binaan.

“Maskerade menunjukkan bagaimana kekayaan budaya lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang punya nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui INACRAFT, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produknya dan menemukan peluang baru,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, pengembangan UMKM membutuhkan proses berkelanjutan, mulai dari akses pasar, penguatan merek, hingga jejaring bisnis.

Founder Maskerade Nana Ibrahim mengaku ingin kain tradisional bisa dekat dengan anak muda.

“Dari awal, kami ingin menunjukkan bahwa kain tradisional bisa tampil modern dan dekat dengan anak muda. Kesempatan INACRAFT memberi kami ruang untuk bertemu pasar baru dan melihat peluang kolaborasi ke depan,” kata Nana.

Bagi Nana, setiap produk Maskerade punya cerita tentang kain, pengrajin, dan daerah asalnya.

Melalui INACRAFT 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong UMKM binaan agar produk lokal naik kelas lewat pendampingan, penguatan branding, dan perluasan pasar.***

LAINNYA
x