TAJUKSULAWESI – PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama tim gabungan melakukan monitoring penyaluran BBM Subsidi di SPBU Pettarani, Makassar.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi lintas sektoral Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, untuk mengurai antrean di sejumlah SPBU dan memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.
Tim gabungan terdiri dari Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Sat Pol PP, Polda Sulsel dan Dinas ESDM. Pemantauan dilakukan langsung di area SPBU, termasuk pengecekan transaksi pembelian BBM Subsidi menggunakan QR Code Subsidi Tepat.
Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan BBM Subsidi diterima masyarakat yang berhak dan mencegah pola pengisian tidak sesuai ketentuan.
“Kami juga melakukan pengecekan terhadap transaksi menggunakan QR Code untuk melihat pola pembelian dan mengidentifikasi apabila terdapat pengisian yang berulang atau tidak wajar,” ujar Lilik.
Hasilnya, sepanjang Januari hingga 4 September 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah memblokir sebanyak 4.767 QR Code Subsidi Tepat yang terindikasi melakukan pengisian berulang atau tidak wajar.
“Pemblokiran QR Code dilakukan berdasarkan hasil identifikasi terhadap pola transaksi yang terindikasi yang tidak wajar. Langkah ini untuk menjaga agar penyaluran BBM Subsidi tetap sesuai peruntukannya,” tambah Lilik.
Pertamina memastikan pengawasan dilakukan berkelanjutan. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan ketentuan. Jika menemukan kendala, dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution 135 untuk verifikasi dan tindak lanjut.***