x

Gubernur Yulius Lantik 3 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Amanah dan Inovasi Pelayanan

2 minutes reading
Tuesday, 7 Jul 2026 21:02 293 View Gian Limbanadi

TAJUKSULUT – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, resmi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Selasa 7 Juli 2026. 

Mereka yang dilantik masing-masing, Hendrik Tendean sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Franky Tintingon sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Sulut, serta Niklas Silangen sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Sulut.

Dalam arahannya, Gubernur Yulius menegaskan, bahwa penempatan pejabat pada posisi yang tepat bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan agenda dan program pembangunan, meningkatkan koordinasi antar perangkat daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Pelantikan ini lanjut Gubernur, merupakan bagian dari upaya melengkapi kebutuhan organisasi, mengisi jabatan yang masih kosong, dan memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan berkesinambungan.

“Organisasi yang kuat membutuhkan sumber daya manusia yang tepat, sehingga setiap tugas dapat dijalankan secara optimal,” ucap Gubernur Yulius.

Gubernur Yulius mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan bukan untuk dibanggakan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Di balik jabatan terdapat tanggung jawab yang besar, tuntutan untuk bekerja lebih keras, serta kewajiban memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Gubernur pun meminta para pejabat segera menyesuaikan diri dengan tugas baru, membangun komunikasi yang baik, dan menciptakan suasana kerja yang harmonis.

“Jadilah pemimpin yang mampu memberikan teladan, serta berani mengambil keputusan yang tepat dengan tetap berpegang pada aturan yang berlaku,” pesannya.

Lebih lanjut, Gubernur Yulius mendorong para pejabat untuk menghadirkan inovasi. Menurutnya, aparatur tidak boleh hanya menjalankan rutinitas.

“Jangan hanya menjalankan rutinitas, tapi teruslah mencari cara-cara baru agar pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin cepat, semakin mudah dan semakin berkualitas,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab dalam bekerja. Ia juga mengingatkan agar dijauhi penyalahgunaan wewenang dan praktik yang bertentangan dengan hukum.

“Pemerintah harus mampu menjadi bagian dari solusi atas setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.

Di akhir arahan, Gubernur Yulius mengajak seluruh jajaran Pemprov Sulut untuk menjaga semangat kebersamaan. Ia menyebut tantangan pembangunan ke depan tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri.

“Tinggalkan ego sektoral. Mari kita bangun budaya kerja yang saling membantu, saling menghargai, dan saling memperkuat. Dengan kebersamaan itulah kita akan mampu menghadirkan pemerintahan yang semakin efektif dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” pungkasnya.***

LAINNYA
x