x
Pemerintah Kota  Kotamobagu Advertisment

Posyandu di Kotamobagu Bertransformasi, Kini Layani Enam Bidang Dasar Masyarakat

2 minutes reading
Wednesday, 6 May 2026 13:08 382 View Redaksi Tajuk.News
TAJUK KOTAMOBAGU – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Kotamobagu kini memasuki era baru yang lebih progresif dan terintegrasi. Jika sebelumnya identik dengan layanan penimbangan balita dan imunisasi, kini Posyandu bertransformasi menjadi pusat pelayanan masyarakat berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Transformasi tersebut ditegaskan Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kota Kotamobagu, Rindah Gaib Mokoginta saat menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Kader Posyandu di Desa Bungko, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (6/5/2026).

Dalam sambutannya, Rindah menjelaskan perubahan besar tersebut merupakan implementasi dari Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu. Menurutnya, Posyandu kini dituntut mampu menjangkau berbagai aspek kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

“Posyandu hari ini bukan hanya milik sektor kesehatan. Sesuai regulasi terbaru, kita bergerak di enam bidang layanan dasar atau SPM agar kehadiran negara semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Adapun enam bidang layanan dasar yang menjadi fokus Posyandu saat ini meliputi sektor kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan rakyat, pekerjaan umum, serta ketenteraman dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).

Pada sektor kesehatan, Posyandu tetap memberikan layanan bagi ibu, anak, dan lansia. Sementara di bidang pendidikan, Posyandu akan terintegrasi dengan PAUD serta penguatan literasi keluarga. Di bidang sosial, Posyandu turut berperan dalam pendataan dan pemberian bantuan bagi masyarakat rentan.

Selain itu, Posyandu juga akan terlibat dalam pemantauan sanitasi dan lingkungan sehat pada sektor perumahan rakyat, mendukung penyediaan akses air bersih pada bidang pekerjaan umum, hingga membantu menjaga ketenteraman dan perlindungan masyarakat.

Kabar membanggakan lainnya, Kota Kotamobagu resmi ditunjuk sebagai salah satu daerah percontohan (pilot project) transformasi Posyandu tingkat nasional berdasarkan hasil rapat koordinasi tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

“Ini adalah tanggung jawab besar. Kita menjadi perhatian nasional dalam pengelolaan Posyandu. Keberhasilan ini sangat bergantung pada dedikasi para kader di lapangan,” tambahnya.

Rindah juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung transformasi Posyandu. Ia meminta pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, hingga penggerak PKK untuk memperkuat sinergi bersama para kader Posyandu.

“Saya meminta sinergi yang kuat antara pemerintah dan PKK. Kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan. Jika koordinasi berjalan baik, masyarakat akan mendapatkan layanan yang optimal dan berkualitas,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Rindah berharap kegiatan penguatan kapasitas tersebut mampu meningkatkan kompetensi kader, khususnya dalam pengelolaan data dan edukasi kepada masyarakat.

LAINNYA
x