TAJUK BOLMUT-Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai pelaksanaan Wisuda Tahfidz Juz 29 dan 30 Angkatan II yang dirangkaikan dengan Milad ke-8 MTs Negeri 2 Bolaang Mongondow Utara, bertempat di Gedung Wanita Kawasan Wisata Pantai Batu Pinagut, Senin (19/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, yang memberikan apresiasi tinggi kepada para siswa-siswi yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz 29 dan 30.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bangga atas capaian para hafidz dan hafidzah yang dinilai tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga maupun sekolah, tetapi juga kebanggaan masyarakat dan daerah.
“Keberhasilan anak-anak kita dalam menghafal Al-Qur’an merupakan prestasi luar biasa yang patut diapresiasi bersama. Ini menjadi bukti bahwa generasi muda Boltara memiliki semangat kuat dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan,” ujar Bupati.
Bupati juga memberikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang dinilai memiliki peran besar dalam mendidik dan membimbing anak-anak hingga mampu menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Menurutnya, keberhasilan para hafidz dan hafidzah tidak terlepas dari kesabaran serta ketulusan para pendidik dan orang tua dalam mendampingi proses pembelajaran anak-anak.
“Kesabaran dalam membimbing dan mendidik anak hingga mampu menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan amal jariyah yang sangat mulia,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an bukan hanya sekadar dihafal, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman hidup.
Ia berharap kegiatan wisuda tahfidz tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an serta meningkatkan semangat belajar, baik di bidang akademik maupun keagamaan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius dengan dihadiri Ketua TP PKK Boltara, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, perwakilan Polres Bolaang Mongondow Utara, para guru, orang tua siswa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. (***)