PHE WMO saat melakukan penanaman 120 ton Hexa Reef di Pantai Pasir Putih Tlangoh, Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (20/11/2025).(foto: Edi) Langkah ini melanjutkan program konservasi sebelumnya, di mana PHE WMO telah memasang 390 ton Hexa Reef di sejumlah titik strategis kawasan pantai tersebut.
Hexa Reef merupakan struktur buatan berbentuk heksagonal yang dirancang untuk menahan abrasi, memperkuat garis pantai, sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem laut.
Struktur ini juga berfungsi sebagai habitat baru bagi biota pesisir, membuka peluang hadirnya ekowisata bahari berbasis konservasi yang berkelanjutan.
Manager WMO Field, Nofrie Nianta Charitapermana, menegaskan bahwa program ini bukan hanya bertujuan melindungi pantai dari ancaman abrasi, tetapi juga menciptakan ekosistem laut yang lebih sehat dan produktif.
“Kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan,” jelas Nofrie.
Kegiatan penanaman Hexa Reef turut melibatkan perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangkalan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangkalan, Pemerintah Desa Tlangoh, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tlangoh selaku mitra binaan PHE WMO.
Apresiasi datang dari Lailatun N, Kepala Bagian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan. Ia menyebut kontribusi PHE WMO telah membantu menjadikan Pantai Pasir Putih Tlangoh sebagai contoh pengembangan wisata berkelanjutan di daerah.
“Pantai Pasir Putih Tlangoh adalah salah satu destinasi unggulan di Bangkalan. Dukungan dari PHE WMO melalui program CSR-nya membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal sekaligus menjaga kelestarian alam pesisir,” ujarnya.
Kepala Desa Tlangoh, Kudrotul Hidayat, juga berharap kegiatan ini dapat terus meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan warga.
“Selain pantai terlindungi dari abrasi, masyarakat juga mendapatkan lapangan kerja baru melalui kegiatan pengembangan wisata,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PHE WMO juga menyediakan sarana dan prasarana pendukung wisata untuk memperkuat potensi ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.
Menurut Nofrie, pengembangan Pantai Pasir Putih Tlangoh sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama terkait penanganan perubahan iklim, perlindungan ekosistem lautan, serta penyediaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.(Edi)