x

Kapal Pesiar Asal Bahamas MS Odyssey Disambut Meriah di Pelabuhan Samudera Bitung

2 minutes reading
Thursday, 23 Oct 2025 22:30 165 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK BITUNG – Suasana meriah mewarnai Pelabuhan Samudera Bitung saat kapal pesiar mewah MS Odyssey asal Bahamas berlabuh Kamis (23/10/2025). Kapal yang membawa ratusan wisatawan mancanegara asal Amerika dan Eropa itu disambut hangat dengan nuansa budaya khas Sulawesi Utara.

Penyambutan tersebut dihadiri oleh Asisten III Pemerintah Kota Bitung, Benny Lontoh, yang mewakili Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE.

Dalam kesempatan itu, tarian Cakalele dan tari Cakalang turut ditampilkan untuk menyambut kedatangan para tamu internasional.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Bitung, kami mengucapkan selamat datang di Kota Cakalang. Semoga selama berada di Bitung, para wisatawan dapat menikmati keindahan alam, keunikan budaya, serta keramahan masyarakat kami,” ujar Benny Lontoh dalam sambutannya.

Sementara itu, Person In Contact (PIC) PT Seraya Bahari Agensi, Abdul Basith Samalam, menjelaskan bahwa MS Odyssey tiba di Pelabuhan Samudera Bitung sekitar pukul 10.00 Wita dan dijadwalkan berlayar kembali pada Sabtu 25 Oktober 2025.

“Kapal ini membawa sekitar 270 penumpang asal Amerika dan Eropa, serta diawaki oleh 200 kru termasuk kapten kapal. Mereka akan berada di Kota Bitung selama tiga hari untuk menikmati berbagai destinasi wisata unggulan,” terang Basith.

Selama masa kunjungan, para wisatawan dijadwalkan mengunjungi sejumlah objek wisata populer di Bitung, antara lain Taman Nasional Tangkoko, Pantai Batu Angus, dan kawasan Ekowisata Lembeh.

Selain itu, para tamu juga akan menikmati kuliner lokal serta pertunjukan seni tradisional yang telah dipersiapkan oleh Pemerintah Kota Bitung bersama pelaku pariwisata setempat.

Kedatangan MS Odyssey dinilai sebagai bukti meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap potensi pariwisata Kota Bitung.

Pemerintah daerah berharap, kunjungan kapal pesiar tersebut dapat memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM, pemandu wisata, dan pengrajin suvenir daerah.

“Ini bukan sekadar kunjungan wisata, tetapi momentum untuk memperkenalkan Bitung ke dunia internasional. Semakin banyak kapal pesiar yang datang, semakin besar pula peluang ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya.(Alan)

LAINNYA
x