Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M, saat sambutan dalam pengukuhan DWP di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu, Kamis (6/8/2026).(foto: Suta) TAJUK KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu resmi mengukuhkan kepengurusan baru Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kotamobagu periode 2026–2031. Pengukuhan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu, Kamis (6/8/2026).
Dalam pengukuhan tersebut, Ny. Tessa Josephine Mokoginta Sompi resmi dipercaya sebagai Ketua DWP Kota Kotamobagu periode 2026–2031, menggantikan kepengurusan sebelumnya.
Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru sekaligus menitipkan harapan agar DWP dapat berkembang menjadi organisasi yang solid, inovatif, dan memberikan manfaat bagi anggota, keluarga aparatur, maupun masyarakat.
Menurut Weny, DWP tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi bagi keluarga aparatur, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah, terutama dalam pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga aparatur, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Weny juga meminta seluruh anggota DWP lebih aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi. Ia menilai keterlibatan anggota DWP memiliki hubungan dengan terciptanya kedisiplinan dan kekompakan aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Weny bahkan mengungkapkan masih terdapat sejumlah istri pejabat dan ASN yang belum dikenalnya karena jarang mengikuti kegiatan organisasi.
“Terus terang, masih banyak ibu-ibu di sini yang wajahnya belum saya kenal. Bahkan Bapak Sekda pun sering tidak tahu. Ini bukan hanya soal kenal-mengenal, tetapi bagaimana saya bisa menjaga dan membentengi seluruh pejabat daerah jika saya tidak mengenal keluarga mereka sendiri,” ungkapnya.
Ia pun mengajak anggota DWP untuk turut mendorong suami masing-masing agar semakin disiplin dan aktif menjalankan tugas pemerintahan.
“Saya titip pesan, kalau ada anggota yang kurang aktif, sampaikan saja kepada Sekda. Nanti saya panggil suaminya langsung. Kalau ibu-ibunya mengingatkan pagi-pagi sebelum berangkat kerja, roda pemerintahan kita pasti berjalan lebih cepat, tertib dan solid. Ibu-ibu DWP inilah motor penggerak saya untuk menggerakkan seluruh aparatur,” tambah Weny.
Selain mendorong keaktifan anggota, Wali Kota menekankan pentingnya sinergi antara DWP dan Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu. Menurutnya, kedua organisasi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat.
Meski memiliki ruang lingkup tugas yang berbeda, kata Weny, DWP dan TP PKK memiliki tujuan yang sejalan, yakni meningkatkan kualitas keluarga, memberdayakan perempuan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Walaupun tugasnya sedikit berbeda, fungsinya sama-sama untuk masyarakat. Keduanya harus saling mendukung, melengkapi dan menguatkan, tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Sinergi inilah yang akan mempercepat kemajuan daerah kita,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, Sekda Kotamobagu Sofyan Mokoginta, Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta, Wakil Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Ny. Resty Ava Mangkat Somba, para asisten, kepala OPD, camat, staf ahli, serta staf khusus Wali Kota Kotamobagu.