x

Hadapi Gangguan Supply, AFT Hasanuddin Pertamina Simulasikan BCMS

2 minutes reading
Tuesday, 1 Sep 2026 16:49 5293 View Gian Limbanadi

TAJUKSULAWESI – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan pasokan avtur.

Hal itu dilakukan melalui pelaksanaan Table Top Simulation Business Continuity Management System (BCMS), Senin 1 September 2026.

Simulasi menggunakan skenario gangguan pada jalur pipa penerimaan avtur dari Integrated Terminal (IT) Makassar menuju AFT Hasanuddin. Tujuannya untuk menguji kesiapan dalam menjaga keberlangsungan pelayanan avtur kepada maskapai di Bandara Sultan Hasanuddin.

AFT Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan mengatakan, simulasi BCMS menjadi sarana memastikan setiap personel memahami peran saat menghadapi kondisi tidak normal.

“Kami ingin memastikan ketika terjadi gangguan supply, tim tidak membutuhkan waktu lama untuk menentukan langkah. Mulai dari menerima informasi, menjaga stok, menyiapkan alternatif supply, sampai memastikan produk tetap memenuhi standar kualitas, seluruh proses harus berjalan cepat dan terkoordinasi,” ujar Andreas.

Dalam skenario tersebut, AFT Hasanuddin juga menguji kesiapan alternatif supply menggunakan bridger dari IT Makassar. Mulai dari kesiapan fasilitas penerimaan, personel, hingga pemeriksaan kualitas dan kuantitas avtur. Skema ini disiapkan agar pasokan tetap berlangsung dengan standar kualitas dan keselamatan terjaga hingga jalur utama kembali normal.

Andreas menambahkan, latihan berkala membantu tim menemukan ruang perbaikan sebelum menghadapi gangguan sebenarnya.

“Hasil evaluasi akan kami gunakan untuk terus meningkatkan kesiapan operasional AFT Hasanuddin,” tambahnya.

Table Top Simulation BCMS melibatkan AFT Hasanuddin, Aviation Region Sulawesi, Aviation Fuel Business, HSSE, Supply and Distribution, DRE, Operation, PFD, Quality Assurance (QA), IT Makassar, serta pemangku kepentingan terkait.

Rangkaian latihan mencakup penanganan gangguan, eskalasi insiden, pelaksanaan alternatif supply, monitoring operasional, hingga pemulihan dan normalisasi pasokan melalui jalur utama.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto mengatakan kesiapsiagaan ini penting untuk menjaga keandalan layanan energi bagi pelanggan penerbangan.

“Bagi pelanggan, kesiapan seperti ini berarti ada sistem yang terus dipersiapkan untuk menjaga layanan tetap berjalan ketika muncul gangguan. AFT Hasanuddin memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan avtur di kawasan Indonesia Timur,” kata Lilik.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus mengevaluasi hasil simulasi untuk meningkatkan kesiapan personel, keandalan fasilitas, efektivitas koordinasi, serta ketangguhan sistem pasokan.***

LAINNYA
x