x

Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Sulselbar Aman, Ajak Peran Aktif Stakeholder Atasi Antrean di SPBU

2 minutes reading
Saturday, 4 Apr 2026 16:08 332 View Gian Limbanadi

TAJUKSULAWESI – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar) dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di tengah dinamika situasi yang berkembang saat ini.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina telah melakukan penyaluran BBM ke sejumlah SPBU di atas rata-rata dari kebutuhan normal harian.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi dan antrean.

Meskipun pasokan telah ditingkatkan secara signifikan, Pertamina mencermati masih adanya antrean di beberapa SPBU.

Kondisi ini menjadi perhatian bersama dan dinilai tidak wajar, mengingat tambahan stok telah disalurkan di atas kebutuhan normal harian. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh pihak untuk mengidentifikasi dan mengurai faktor penyebab antrean, baik dari sisi pola konsumsi, distribusi di lapangan, maupun potensi penyimpangan.

Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum (APH) guna memastikan distribusi BBM berjalan optimal, tepat sasaran, serta mencegah adanya penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa Pertamina berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.

“Kami memastikan bahwa stok BBM di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat dalam kondisi aman dan distribusi terus berjalan. Bahkan, kami telah menyalurkan BBM di atas rata-rata hingga 200% dari penyaluran normal harian untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan di lapangan,” ujar Lilik.

Ia menambahkan, kondisi antrean yang masih terjadi memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh stakeholder untuk dapat segera diurai secara komprehensif.

“Dengan tambahan pasokan yang sudah dilakukan, kondisi antrean yang masih terjadi tentu menjadi perhatian serius dan perlu dicermati bersama. Kami mengajak seluruh stakeholder, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, untuk bersama-sama mengawal distribusi energi agar tetap tepat sasaran. Di sisi lain, kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Pertamina juga menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan di lapangan serta mengantisipasi adanya oknum yang mencoba memanfaatkan situasi saat ini.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, Pertamina membuka layanan pengaduan apabila terdapat keluhan terkait distribusi BBM maupun indikasi penyalahgunaan di lapangan. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Pertamina di nomor 135 untuk mendapatkan informasi, menyampaikan laporan, maupun pengaduan yang akan segera ditindaklanjuti.

Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan distribusi energi kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, antrean dapat segera terurai, dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.***

LAINNYA
x