Bupati Muba, HM Toha Tohet SH, Rabu (1/4/2026).(foto: Marlini) TAJUK MUBA – Di tengah tekanan pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemkab Muba bersama legislatif tak mengendurkan langkah. Eksekutif dan legislatif di daerah itu justru memperkuat sinergi untuk membenahi infrastruktur jalan kategori emergency yang mengalami kerusakan parah.
Bupati Muba, HM Toha Tohet SH, menegaskan kondisi fiskal yang terbatas tidak menjadi alasan untuk menunda perbaikan infrastruktur yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami menyadari betul kondisi jalan di beberapa titik sudah sangat mendesak untuk ditangani. Meski ada penyesuaian anggaran dari pusat, kami bersama DPRD tetap berkomitmen mencari solusi agar perbaikan jalan tetap berjalan,” tegas Toha, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, kolaborasi antara Pemkab dan DPRD Muba menjadi kunci dalam mempercepat penanganan jalan rusak, terutama yang masuk kategori darurat karena berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.
“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi menyangkut akses masyarakat, distribusi hasil ekonomi, dan keselamatan pengguna jalan. Karena itu kita sepakat, yang emergency harus diprioritaskan,” ujarnya.
Toha juga mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh jajaran legislatif yang terus mendorong percepatan perbaikan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran.
Dia juga menegaskan, berbagai skema terus diupayakan, mulai dari efisiensi belanja daerah hingga penguatan koordinasi lintas sektor, agar pembangunan tetap berjalan optimal.
“Semangat kami jelas, jangan sampai masyarakat menjadi korban karena keterbatasan anggaran. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” tandasnya.(Marlini)