x

Pertamina Pastikan Stok BBM Enrekang Aman, Antrean di SPBU Massemba Dipicu Lonjakan Arus Balik 

2 minutes reading
Monday, 30 Mar 2026 14:45 437 View Gian Limbanadi

TAJUKSULSEL – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam kondisi aman dan terjaga, menyusul adanya antrean kendaraan yang mengular hingga sekitar 1 kilometer di SPBU Massemba, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Leoran. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa antrean yang terjadi merupakan dampak dari meningkatnya kebutuhan BBM seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus balik, khususnya dari wilayah Toraja yang melintas menuju Enrekang dan Makassar.

“Peningkatan volume kendaraan dari arus balik, termasuk pergerakan masyarakat dari Toraja yang melintasi jalur Enrekang, berdampak langsung pada lonjakan kebutuhan BBM di SPBU. Kondisi ini mendorong antrean lebih panjang dari biasanya, terutama di titik-titik dengan trafik tinggi,” jelas Lilik.

Ia menambahkan, distribusi energi tetap berjalan dengan pengawasan intensif dan dukungan koordinasi lintas sektor untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

“Pertamina bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pengelola SPBU terus memperkuat pengaturan di lapangan, termasuk penempatan marshall SPBU untuk membantu mengatur antrean agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” lanjutnya.

Sementara itu, Sales Branch Manager Sulsel II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menegaskan bahwa secara umum stok BBM di wilayah Enrekang berada dalam kondisi mencukupi dan terus disalurkan sesuai kebutuhan.

“Penyaluran BBM berjalan normal dan kami memastikan pasokan tetap tersedia. Dinamika antrean yang terjadi lebih disebabkan oleh peningkatan demand selama arus balik. Kami juga telah mengoptimalkan suplai serta mempercepat distribusi ke SPBU untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan di lapangan,” terang Ridho.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Pola konsumsi yang wajar akan membantu menjaga distribusi tetap merata dan menghindari kepadatan yang tidak perlu di SPBU.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk melakukan pengisian BBM di lembaga penyalur resmi guna mendapatkan produk dengan kualitas terjamin dan harga sesuai ketentuan. Apabila menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran di lapangan, masyarakat dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memperkuat monitoring, memastikan distribusi berjalan optimal, serta mengambil langkah cepat di lapangan guna menjaga akses energi bagi masyarakat tetap lancar dan terkendali.***

LAINNYA
x