Kepala UPTD SDN Jambu 2 Kecamatan Burneh, Suraji, M.Pd., Sabtu (7/2/2026).(foto: Edi)Penghargaan prestisius ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Abdulloh dalam menyebarluaskan pengetahuan serta mengimbaskan praktik baik (best practice) pemanfaatan teknologi AI di lingkungan pendidikan.
Prestasi tersebut sekaligus menegaskan peran strategis guru sebagai agen perubahan di era transformasi digital.
Tak sekadar menjalankan tugas mengajar di kelas, Abdulloh dinilai mampu melampaui peran konvensional seorang guru.
Melalui Gemini Academy, ia aktif melakukan pendampingan kepada rekan-rekan sejawat agar lebih adaptif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran mutakhir.
Kiprahnya menjadikan dia motor penggerak transformasi digital di lingkungan sekolah dan komunitas pendidikan.
Keberhasilannya menembus 25 besar nasional juga menjadi bukti bahwa pendidik dari daerah memiliki kapasitas dan daya saing tinggi untuk berkontribusi nyata dalam peningkatan literasi digital pendidikan Indonesia.
Apresiasi terhadap capaian tersebut datang dari berbagai kalangan praktisi pendidikan. Suraji, M.Pd., Kepala UPTD SDN Jambu 2 Kecamatan Burneh sekaligus praktisi pendidikan, menilai langkah yang ditempuh Abdulloh mencerminkan kepemimpinan guru di era modern.
“Pencapaian ini menunjukkan peran aktif guru dalam mengadopsi teknologi dan inovasi pembelajaran terbaru. Sebagai pengimbas, Bapak Abdulloh berperan penting dalam memberikan inspirasi serta pendampingan bagi rekan sejawat untuk terus meningkatkan kompetensi di era digital,” ujar Suraji, Sabtu (7/2/2026).
Pihak sekolah serta komunitas pendidikan berharap prestasi yang diraih Abdulloh dapat menjadi pemantik semangat bagi guru-guru lainnya, khususnya di wilayah Blega dan sekitarnya, untuk terus berinovasi dan berbagi pengetahuan.(Edi)