x

Sidak Revitalisasi Alun-Alun, Bupati Subandi Soroti Deviasi dan Kualitas Pekerjaan

2 minutes reading
Friday, 5 Dec 2025 11:08 209 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK SIDOARJO – Raut kekecewaan tampak jelas dari Bupati Sidoarjo H. Subandi ketika meninjau progres revitalisasi Alun-alun Sidoarjo Jumat (5/12/2025).

Proyek dengan nilai anggaran Rp 24,6 miliar itu dinilai masih jauh dari kata selesai, meskipun masa kontrak tinggal tersisa sepuluh hari lagi.

Pada 15 Desember 2025 mendatang, PT Samudra Anugrah Indah Permai sebagai pelaksana proyek seharusnya sudah menyerahkan hasil pekerjaan kepada Pemkab Sidoarjo.

Dalam sidaknya, Bupati Subandi yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amig, menegaskan revitalisasi Alun-alun merupakan proyek yang sangat dinantikan masyarakat. Namun, kondisi pengerjaan di lapangan justru menunjukkan hasil yang mengecewakan.

“Saya lihat ini tidak 20 deviasi, wong kelihatan acak-acakan kok deviasi 20 persen, waktu tinggal sepuluh hari,” ujarnya dengan nada tegas.

Melihat lambatnya progres tersebut, Subandi meminta Kepala DLHK Sidoarjo untuk memperkuat pengawasan dan memastikan kontraktor benar-benar bekerja sesuai komitmen.

Dia juga mengingatkan Alun-alun Sidoarjo adalah ruang publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, sehingga kualitas pengerjaan tidak boleh main-main.

“Alun-alun ini akan dirasakan semua warga Sidoarjo. Jangan sampai anggaran yang begitu besar dikeluarkan pemerintah daerah, namun realitanya keinginan masyarakat Sidoarjo yang memiliki Alun-alun justru kecewa,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Subandi mengungkapkan proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo termasuk dalam daftar pekerjaan yang mendapat pengawasan langsung dari Inspektorat pusat.

Karena itu, dia mengingatkan seluruh pihak yang terlibat untuk bekerja profesional dan transparan.

Dia bahkan membuka peluang bagi Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun memeriksa jika ditemukan indikasi ketidaksesuaian aturan dalam proses pengerjaan.

“Sidoarjo ini langganan KPK, pak. Sampai kapan? Nek wong Sidoarjo jek gelem dulinan seperti ini. Sudah, kita kasih kesempatan APH. Silakan masuk, saya sebagai bupati siap. Silakan masuk, cek semuanya, biar tidak ada permainan di Sidoarjo,” tegasnya.

Bupati berharap dalam sisa waktu yang ada, pihak kontraktor melakukan percepatan secara maksimal tanpa mengorbankan kualitas, sehingga hasil revitalisasi dapat dinikmati masyarakat sesuai harapan.(Ida)

LAINNYA
x