Ketua Fraksi Restu Soroti Mutasi ASN yang Tidak Sesuai Aturan

TAJUK KOTAMOBAGU – Ketua Fraksi Restorasi Persatuan (Restu), Deddy S. Pontoan, melayangkan kritik keras terhadap kebijakan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai tidak sesuai aturan dan terkesan asal-asalan.

Hal ini disampaikan Deddy dalam Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Kotamobagu Tahun 2024 yang digelar di Gedung DPRD Jalan Paloko Kinalang, Senin (19/5/2025).

Dalam forum yang menjadi ajang evaluasi tahunan terhadap kinerja eksekutif tersebut, Deddy mengungkapkan kekhawatiran atas praktik mutasi ASN yang disebutnya tidak berlandaskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pemerintah Kotamobagu harus mengkaji ulang mutasi ASN, tidak boleh asal pindah. Saya ambil contoh, ada ASN yang dalam sebulan dua kali dipindahkan tugasnya. Ini jelas melanggar aturan,” ujar Deddy.

Politisi Partai NasDem itu juga menyoroti mutasi ASN yang tidak memperhatikan kecocokan antara jabatan baru dengan latar belakang keahlian pegawai. Dia mengungkapkan adanya tenaga kesehatan masyarakat yang dipindahkan ke kantor kelurahan.

“Sangat miris melihat seorang tenaga kesehatan, yang ahli di bidang kesehatan masyarakat, dipindahkan ke kantor kelurahan. Ini menunjukkan lemahnya perencanaan SDM,” tambahnya.

Deddy meminta Pemerintah Kota Kotamobagu untuk mengevaluasi seluruh kebijakan mutasi ASN yang telah dilakukan.

Dia menekankan pentingnya menempatkan ASN sesuai dengan kompetensinya guna mendukung kinerja pemerintahan yang profesional.

“Saya meminta kejadian ini tidak terulang, dan seluruh ASN yang telah dimutasi dikaji kembali penempatannya sesuai bidang dan keahlian mereka. Jika ini tidak ditindaklanjuti, Fraksi Restu akan mengambil sikap tegas,” tegas Deddy.

Kritik terhadap kebijakan mutasi ASN juga datang dari Fraksi Hanura. Ketua DPC Hanura, Agus Suprijanta, yang juga anggota DPRD, menyatakan keprihatinan serupa dan mendesak agar pemerintah lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait SDM.

“Jika situasi semacam ini terus berlanjut, maka Fraksi Hanura akan mengambil sikap lebih tegas di forum-forum selanjutnya,” kata Agus.