x

Wakili Gubernur, Sekprov Tahlis Buka Lokakarya Forum Pengelolaan Areal Preservasi Bolmong

2 minutes reading
Monday, 28 Sep 2026 14:51 476 View Gian Limbanadi

TAJUKSULUT – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut), Tahlis Gallang, mewakili Gubernur Yulius Selvanus, membuka secara resmi Lokakarya Pembentukan Forum Multipihak Pengelolaan Areal Preservasi Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Senin 28 September 2026. Turut hadir Wakil Bupati Bolmong Donny Lumenta, Direktur Pemulihan Ekosistem dan Bina Areal Preservasi Kementerian Kehutanan, pejabat Pemprov Sulut, dan pejabat Pemkab Bolmong.

Dalam sambutannya, Sekprov Tahlis Gallang memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan mempersiapkan kegiatan yang penting dan bermakna ini.

Ia menegaskan, lokakarya saat ini bukan sekadar kegiatan diskusi, tetapi merupakan bagian dari langkah penting untuk membangun cara pandang dan pola kerja bersama dalam menjaga kekayaan alam, keanekaragaman hayati, dan keberlanjutan bentang alam di Sulut, khususnya Bolmong.

“Kegiatan ini sangat penting, karena kita memiliki peran dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan habitat berbagai satwa agar dapat dinikmati generasi yang akan datang,” ujar Sekprov Tahlis.

Sekprov juga mengungkapkan, bahwa kawasan konservasi dan lindung di Bolmong mencapai 205.846,77 hektare, yang di dalamnya memiliki peranan penting menjaga keseimbangan ekosistem dan menjadi habitat berbagai satwa khas Sulawesi.

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan di tengah musim kemarau ini akan berdampak terhadap kelangsungan hidup satwa.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat, sektor swasta, masyarakat lokal dan adat memiliki ruang dan tanggung jawab masing-masing untuk menjaga dan melindunginya.

“Semua kekuatan ini apabila berjalan sendiri tentu memiliki keterbatasan. Tetapi jika dipertemukan dalam satu forum yang memiliki tujuan bersama, maka kekuatan tersebut dapat menjadi modal besar untuk menjaga bentang alam Sulawesi Utara, khususnya Bolaang Mongondow,” katanya.

Di hadapan forum tersebut, Sekprov Tahlis juga menceritakan keberadaan satwa langka yang masuk ke pemukiman, namun ia terkesan dengan beberapa warga yang melakukan edukasi di media sosial dengan narasi yang bagus. Menurutnya, hal itu baik untuk keberlangsungan hidup satwa.

Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh peserta lokakarya untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, terbuka, dan konstruktif. Hal ini dilakukan agar sumber daya alam dapat dikelola secara bijaksana sehingga tetap memberikan manfaat bagi generasi sekarang tanpa mengurangi hak generasi yang akan datang.

“Semoga dari lokakarya ini lahir sebuah forum yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Forum yang bukan hanya berbicara pelestarian alam, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.***

LAINNYA
x