Ketua PC IMM Kotamobagu, Randa Iskandar Lahati, Minggu (9/8/2026).(foto: Ril) Ketua PC IMM Kotamobagu, Randa Iskandar Lahati, menyampaikan keprihatinan tersebut pada Minggu (9/8/2026). Ia berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan para korban yang masih menjalani perawatan segera memperoleh kesembuhan.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. PC IMM Kotamobagu menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita yang paling mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan,” ujar Ril.
Menurutnya, peristiwa tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya terkait aspek keselamatan dalam penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat.
Olahraga otomotif semestinya dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan kreativitas. Namun, seluruh rangkaian kegiatan harus tetap mengedepankan standar keamanan, baik bagi peserta maupun penonton.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan publik. Jangan sampai hiburan dan antusiasme masyarakat justru berakhir dengan kehilangan nyawa,” tegasnya.
Dia juga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara transparan untuk memastikan penyebab terjadinya insiden serta ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam penyelenggaraan kegiatan.
Ril menegaskan, proses hukum perlu dilakukan secara objektif dan tidak boleh mengabaikan hak-hak para korban maupun keluarga yang ditinggalkan.
“Nyawa manusia tidak boleh dikorbankan atas nama hiburan, euforia maupun kepentingan komersial,” katanya.
PC IMM Kotamobagu juga menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan kasus tersebut serta mendorong adanya langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di Tanah Totabuan.**