x

Pimpin Penutupan Orientasi PPPK Tahun 2026, Ini Penegasan Sekprov Sulut 

2 minutes reading
Thursday, 30 Jul 2026 18:40 284 View Gian Limbanadi

TAJUKSULUT – Orientasi yang diikuti 2.500 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2026 resmi ditutup. 

Penutupan Orientasi PPPK Pemprov Sulut ini berlangsung di halaman utama Kantor Gubernur Sulut, Kamis 30 Juli 2026, dipimpin Sekretaris Provinsi (Sekprov) Tahlis Gallang, mewakili Gubernur Yulius Selvanus.

Diketahui, Orientasi PPPK dari berbagai instansi perangkat daerah Pemprov Sulut berlangsung selama kurang lebih 3 bulan, sejak 28 April hingga 30 Juli 2026.

Para peserta tersebut mengikuti proses pembelajaran melalui metode distance learning dalam 25 angkatan yang mencakup pengenalan tugas dan fungsi ASN melalui LMS SIBANGKOM LAN RI, serta penguatan nilai dan etika ASN yang difasilitasi Widyaiswara BPSDMD Sulut.

Gubernur Sulut dalam sambutannya yang dibacakan Sekprov Tahlis, menyampaikan apresiasi tinggi kepada BPSDM Sulut, para widyaiswara, pengelola LMS, panitia, serta seluruh perangkat daerah yang telah berkolaborasi menyukseskan orientasi PPPK tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Sekprov Tahlis juga menegaskan, bahwa orientasi bukan sekadar memenuhi tahapan administratif sebelum menjalankan tugas, melainkan menjadi fondasi dalam membentuk pola pikir, karakter, integritas dan budaya kerja sebagai Aparatur Sipil Negara.

“Menjadi PPPK bukan sekadar memperoleh status sebagai aparatur pemerintah, tetapi merupakan amanah untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, serta mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Sekprov Tahlis saat membacakan sambutan Gubernur.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif harus tercermin dalam sikap maupun kinerja sehingga kehadiran PPPK benar-benar memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Sekprov Tahlis, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, berkualitas, dan profesional.

Karena itu, lanjutnya, setiap aparatur dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, terbuka terhadap inovasi, serta mampu beradaptasi dengan setiap perubahan.

Selain itu, Sekprov Tahlis menekankan pentingnya membangun kolaborasi dan sinergi antar sesama ASN maupun dengan seluruh pemangku kepentingan.

Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, katanya, hanya dapat diwujudkan melalui komunikasi yang baik, semangat kebersamaan, dan kerja sama sebagai satu tim.

Menutup sambutannya, Sekprov Tahlis mengajak seluruh PPPK Pemprov Sulut untuk mengabdikan kemampuan, tenaga, dan pikiran dengan penuh keikhlasan, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mendukung terwujudnya Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.***

LAINNYA
x