x

Seleksi Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Disorot, Dugaan Lolos Administrasi Peserta Tak Penuhi Syarat Manajerial Jadi Pertanyaan Publik

4 minutes reading
Wednesday, 3 Jun 2026 17:33 271 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK SIDOARJO – Proses seleksi Direksi Perumda Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 mulai menjadi sorotan publik. Di tengah tuntutan transparansi dan pengawasan ketat dari DPRD Sidoarjo, muncul informasi mengenai dugaan adanya peserta yang belum memenuhi persyaratan pengalaman manajerial, namun tetap dinyatakan lolos pada tahap seleksi administrasi.

Informasi tersebut diperoleh dari sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Sumber menyebutkan terdapat peserta yang riwayat kariernya lebih banyak berada pada level kepala seksi maupun asisten manajer, tetapi tetap masuk dalam daftar peserta yang lolos administrasi.

Jika informasi tersebut terbukti benar, maka akan muncul pertanyaan mendasar mengenai mekanisme verifikasi yang dilakukan Panitia Seleksi (Pansel), khususnya terhadap syarat pengalaman manajerial yang menjadi salah satu ketentuan utama dalam proses pencalonan direksi BUMD.

“Yang menjadi pertanyaan bukan siapa orangnya, tetapi bagaimana proses verifikasinya. Apakah pengalaman yang dimiliki benar-benar memenuhi syarat manajerial lima tahun atau tidak. Itu yang perlu dijelaskan kepada publik,” ujar sumber tersebut.

Hingga kini, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Namun karena menyangkut pengisian jabatan strategis pada perusahaan daerah yang mengelola layanan publik, isu tersebut dinilai memiliki kepentingan publik yang besar untuk mendapatkan klarifikasi resmi.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola pelayanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo, Perumda Delta Tirta memiliki peran vital dalam penyediaan kebutuhan dasar warga. Selain itu, perusahaan juga mengelola aset dan anggaran bernilai besar sehingga proses seleksi direksi menjadi perhatian banyak pihak.

Sorotan terhadap syarat pengalaman manajerial bukan tanpa alasan. Dalam berbagai regulasi pengelolaan BUMD, pengalaman kepemimpinan dan kemampuan manajerial menjadi indikator penting untuk memastikan calon direksi memiliki kapasitas dalam mengambil keputusan strategis, mengelola organisasi, serta menjalankan tata kelola perusahaan yang baik.

Munculnya dugaan tersebut membuat perhatian publik kini tertuju pada metode verifikasi yang digunakan Panitia Seleksi. Apakah verifikasi dilakukan sebatas pemeriksaan dokumen administratif yang diajukan peserta, ataukah dilakukan pendalaman dan verifikasi faktual terhadap riwayat jabatan serta pengalaman kerja yang diklaim dalam berkas pendaftaran.

Pertanyaan tersebut semakin relevan setelah Komisi B DPRD Sidoarjo memberikan perhatian khusus terhadap proses seleksi direksi Perumda Delta Tirta.

Dalam hearing tertutup yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026), Komisi B DPRD Sidoarjo memanggil Ketua Panitia Seleksi yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, Kepala Inspektorat Andjar Surjadiyanto, serta Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Bachrul Amiq.

Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi harus dijalankan secara profesional, objektif, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

“Kami berharap Pansel wajib menjalankan tugas secara profesional, transparan, objektif serta bebas dari pengaruh dan kepentingan pihak manapun. Pansel harus mengedepankan prinsip netralitas dan tidak memihak kepada calon tertentu,” tegas Bambang.

Pernyataan tersebut dinilai menjadi pesan kuat agar seluruh tahapan seleksi benar-benar mengacu pada regulasi yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Komisi B juga mengingatkan bahwa proses seleksi harus berpedoman pada berbagai ketentuan, antara lain PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, Permendagri Nomor 37 Tahun 2018, Permendagri Nomor 23 Tahun 2024, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 553/4972/Keuda.

Selain pengalaman manajerial, DPRD juga menyoroti syarat kompetensi teknis calon direksi. Untuk posisi Direktur Operasional misalnya, peserta diwajibkan memiliki Sertifikat Kompetensi Tingkat Madya yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) atau lembaga sertifikasi resmi paling lambat 90 hari sebelum masa pendaftaran dibuka.

Karena itu, publik juga mempertanyakan bagaimana mekanisme validasi sertifikat kompetensi yang diajukan peserta, termasuk proses pemeriksaan keaslian dan kesesuaiannya dengan ketentuan seleksi.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak media telah mengirimkan konfirmasi kepada Ketua Panitia Seleksi Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Fenny Apridawati, melalui aplikasi WhatsApp pada Rabu (3/6/2026).

Dalam konfirmasi tersebut, media meminta penjelasan terkait mekanisme verifikasi administrasi dan verifikasi faktual yang dilakukan Panitia Seleksi, termasuk metode penilaian terhadap pengalaman manajerial peserta serta kemungkinan verifikasi langsung kepada instansi atau perusahaan tempat peserta bekerja.

Media juga meminta penjelasan mengenai mekanisme validasi sertifikat kompetensi yang menjadi salah satu syarat seleksi.

Namun hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat tanggapan resmi dari Ketua Panitia Seleksi atas sejumlah pertanyaan yang diajukan.

Belum adanya klarifikasi tersebut membuat sejumlah pertanyaan publik masih menggantung. Apakah seluruh peserta yang dinyatakan lolos administrasi benar-benar memenuhi syarat pengalaman manajerial sebagaimana ketentuan yang berlaku? Bagaimana proses verifikasi dilakukan? Dan apakah tersedia mekanisme evaluasi ulang apabila ditemukan informasi yang meragukan validitas persyaratan peserta?

Jawaban atas pertanyaan tersebut dinilai penting bukan hanya untuk menjawab dugaan yang berkembang di masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kredibilitas dan legitimasi proses seleksi Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo.

Sebab dalam seleksi jabatan strategis BUMD, yang menjadi taruhan bukan sekadar siapa yang terpilih menduduki kursi pimpinan, melainkan seberapa kuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas proses yang mengantarkan mereka ke posisi tersebut.(Ida)

LAINNYA
x