x

Pasca Gempa M7,6, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Sambut Tim BNPB RI di Bitung

2 minutes reading
Friday, 3 Apr 2026 08:36 418 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK BITUNG – Pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah timur Indonesia, jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan kunjungan ke daerah terdampak, termasuk Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (3/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari bersama tim Inspektorat III BNPB RI serta pejabat dari BMKG dan Basarnas melakukan koordinasi langsung dengan pemerintah daerah.

Kedatangan tim BNPB disambut langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar S.E., bersama unsur Forkopimda dan jajaran pejabat teknis Pemerintah Kota Bitung.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto melalui arahan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dalam rapat koordinasi penanganan darurat bencana.

Dalam kesempatan tersebut, tim BNPB juga turun langsung meninjau lokasi terdampak di Kelurahan Manembo-Nembo Tengah, Kecamatan Matuari. Berdasarkan laporan sementara, tercatat 41 titik kerusakan akibat gempa yang meliputi rumah warga, tempat ibadah, serta fasilitas umum.

BNPB RI menyatakan komitmennya untuk membantu masyarakat terdampak dengan melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh guna mengetahui sejauh mana dampak gempa yang terjadi. Selain itu, BNPB juga menyiapkan dukungan logistik bantuan kemanusiaan serta dukungan anggaran untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan pasca bencana.

Sementara itu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi masyarakat di Kota Bitung pasca bencana.

“Kami sangat bersyukur atas kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan koordinasi langsung pemerintah pusat terhadap musibah gempa bumi berkekuatan 7,6 SR yang berdampak di Kota Bitung.

Pemerintah Kota Bitung berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BNPB dan seluruh pihak terkait dalam menghadapi serta menangani dampak bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.(Ramlan)

LAINNYA
x