Gubernur Yulius Selvanus saat menyampaikan sambutan dalam perayaan Paskah Nasional Tahun 2026 di Sulawesi Utara. (Diskominfo Sulut) TAJUKSULUT – Suasana penuh khidmat dan persaudaraan menyelimuti Kawasan Pohon Kasih Megamas, di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada Rabu 8 April 2026.
Ribuan umat kristiani berkumpul dalam perayaan Paskah Nasional Gereja-Gereja di Sulut Tahun 2026, sebuah momentum yang menegaskan kembali posisi daerah tersebut sebagai laboratorium kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
“Sulawesi Utara harus terus menjaga nilai-nilai toleransi dan harmoni yang telah menjadi warisan kuat bagi generasi mendatang,” ucap Gubernur Yulius saat menyampaikan sambutannya.
Di kesempatan itu, Gubernur Yulius juga menekankan, bahwa Paskah tahun ini memiliki makna mendalam, terutama setelah daerah tersebut diguncang gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo pada 2 April lalu.

“Guncangan alam yang terjadi baru-baru ini menjadi pengingat akan kedaulatan Tuhan, sebagaimana alam berduka saat peristiwa penyaliban Kristus,” ujarnya.
Ia pun mengajak, seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kebangkitan Kristus sebagai inspirasi untuk bangkit dari keterpurukan, rasa takut, keputusasaan, dan perpecahan.
“Pernyertaan Tuhan nyata, sehingga rangkaian ibadah dari Jumat Agung hingga Paskah Nasional tetap berjalan kondusif dan aman,” ucapnya.
Gubernur berharap Paskah memperkuat sinergi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah menuju Sulawesi Utara yang maju serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.
“Paskah bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi peristiwa iman yang harus kita hidupi dengan saling mengasihi, menghargai perbedaan, dan membangun solidaritas sosial,” tambah Gubernur.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Ketua DPD RI, Bapak Sultan Bachtiar Najamudin; Utusan Khusus Presiden RI, Bapak Hashim Djojohadikusumo, Ketua TP PKK Sulut Ibu Anik Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Sulut Dr. J Victor Mailangkay, SH,MH serta jajaran FORKOPIMDA dan pimpinan gereja se-Sulawesi Utara.
Melalui perayaan yang penuh sukacita ini, Pemprov Sulut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah berkolaborasi dalam semangat pelayanan demi terlaksananya kegiatan besar ini.***