Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, saat menyambut kedatangan kapal pesiar legendaris Queen Mary 2, di Pelabuhan Samudera Bitung, Selasa (17/3/2026).(foto: Alan)TAJUK BITUNG – Suasana berbeda tampak di Pelabuhan Samudera Bitung, Selasa (17/3/2026), saat kapal pesiar legendaris Queen Mary 2 merapat membawa ribuan wisatawan mancanegara.
Kedatangan kapal berbendera Bermuda itu disambut langsung Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, bersama jajaran pemerintah daerah di Pelabuhan Samudera Bitung.
Dengan panjang mencapai 344,30 meter, kapal yang dinakhodai Kapten Tomas Connery ini membawa 2.481 penumpang dan 1.258 kru. Kapal tiba dari Darwin pada pagi hari dan dijadwalkan melanjutkan pelayaran ke Hong Kong pada sore harinya.
Bagi Pemerintah Kota Bitung, singgahnya Queen Mary 2 bukan sekadar kunjungan biasa.
Ini menjadi penanda bahwa Bitung semakin dilirik sebagai destinasi wisata global, khususnya di kawasan timur Indonesia.
“Ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah ke dunia,” ujar Randito.
Ia menegaskan, kunjungan kapal pesiar internasional memberi efek berantai bagi ekonomi lokal, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, hingga jasa pendukung lainnya.
Mengusung semangat Harmony in Diversity, Bitung menawarkan harmoni kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman.
Nilai ini menjadi daya tarik tersendiri, berpadu dengan kekayaan alam yang dimiliki daerah tersebut.
Dari pesona bawah laut hingga panorama pegunungan, Bitung dinilai memiliki paket lengkap sebagai destinasi wisata.
Ditambah lagi dengan kuliner khas dan budaya lokal yang unik, pengalaman wisata di kota ini semakin berwarna.
Pemerintah pun berharap, para wisatawan yang singgah dapat merasakan langsung kehangatan masyarakat sekaligus membawa cerita positif tentang Bitung ke dunia internasional.
Kegiatan penyambutan ditutup dengan pertukaran cendera mata dan sesi foto bersama, sebagai simbol persahabatan lintas negara yang terus terjalinmelalui sektor pariwisata.
Turut hadir dalam kegiatan penyambutan ini Forkopimda, Pejabat ASN dan pejabat TNI-Polri, serta unsur terkait lainnya