x

Gubernur Yulius Sebut Bitung Garis Depan Ekonomi Sulut 

2 minutes reading
Friday, 13 Mar 2026 20:35 279 View Gian Limbanadi

TAJUKSULUT – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, melakasnakan Safari Ramadhan bersama Ketua TP-PKK, Ny. Anik Yulius Selvanus, dengan menghadiri agenda buka puasa bersama pemerintah dan masyarakat Kota Bitung, di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Jumat 13 Maret 2026.

Dalam momentum penuh kebersamaan tersebut, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan, bahwa kehadirannya bersama jajaran Pemprov Sulut, bukan sekadar formalitas protokoler, melainkan wujud komitmen nyata untuk memperkuat tali silaturahmi dan hadir langsung di tengah-tengah rakyat guna mengonsolidasikan hati serta pikiran demi kemajuan Bumi Nyiur Melambai.

Gubernur memberikan apresiasi khusus bagi Kota Bitung yang ia sebut sebagai garis depan ekonomi sekaligus gerbang maritim Sulawesi Utara.

“Bitung adalah simbol ketangguhan dan pusat industri yang menjadi urat nadi kesejahteraan masyarakat luas, sehingga stabilitas di kota ini menjadi prioritas utama,” sebut Gubernur Yulius saat menyampaikan sambutan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Yulius juga menekankan bahwa nilai-nilai disiplin, integritas, dan etos kerja yang ditempa selama bulan suci Ramadhan tidak boleh berhenti di dalam masjid saja, melainkan harus dibawa ke medan pengabdian sehari-hari oleh seluruh lapisan masyarakat dan aparatur negara.

Memasuki tujuh hari terakhir bulan Ramadhan, Gubernur Yulius Selvanus menganalogikan fase ini sebagai “Masa Krusial” dalam istilah militer.

Ia mengajak seluruh umat Muslim untuk tidak mengendurkan semangat, justru harus mempercepat langkah dan memperkuat napas ibadah di garis finish demi meraih predikat pemenang.

“Kemenangan sejati di hari Idul Fitri nanti ditentukan oleh konsistensi dalam menuntaskan misi spiritual ini dengan hasil yang maksimal,” ucapnya.

Selain pesan religi, Gubernur Yulius juga menitipkan pesan strategis mengenai pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama pembangunan.

Ia meminta masyarakat untuk menjadi “mata dan telinga” bagi kedamaian daerah serta membentengi diri dari segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan.

Menutup sambutannya, Gubernur Yulius menekankan bahwa sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Bitung harus tetap berada dalam satu visi dan satu komando agar Sulawesi Utara tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera di bawah semangat “Torang Samua Basudara”.***

LAINNYA
x