Bupati Sidoarjo, Subandi saat memimpin apel pagi dan halal bihalal yang digelar di parkir timur GOR Delta Kabupaten Sidoarjo, Senin (30/3/2026).(foto: Ida) TAJUK SIDOARJO – Suasana penuh kebersamaan dan semangat baru pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah terasa kental dalam apel pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Senin (30/3/2026). Kegiatan yang digelar di parkir timur GOR Delta itu dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, Subandi, serta dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam arahannya, Subandi menegaskan pentingnya transformasi digital sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar terus menjaga kedisiplinan serta mengedepankan empati dalam melayani masyarakat.
“Pelayanan yang baik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang kepedulian. ASN harus hadir dengan hati dalam setiap pelayanan,” tegasnya.
Subandi menyoroti percepatan layanan di berbagai sektor, khususnya melalui implementasi sistem dashboard pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, sistem tersebut sangat penting untuk memantau kinerja serta kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara real-time.
“Kita butuh kontribusi besar, kurang lebih Rp642 miliar yang harus kita tutupi bersama. Salah satunya dengan mengoptimalkan dashboard di masing-masing OPD untuk mencari solusi peningkatan PAD,” ujarnya.
Di sektor ekonomi, perhatian besar juga diberikan pada penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang jumlahnya mencapai sekitar 250 ribu unit di Sidoarjo. Bupati meminta agar proses perizinan dipermudah serta pendampingan kepada pelaku usaha terus ditingkatkan.
Dia juga menekankan pentingnya optimalisasi program subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) sebesar 0,2 persen agar benar-benar tepat sasaran.
“Penguatan UMKM harus menjadi perhatian bersama. Permudah perizinan dan pastikan pendampingan berjalan maksimal,” tambahnya.
Lebih jauh, Subandi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga kekompakan dan rasa empati ASN terhadap masyarakat. Ia mengajak seluruh jajaran untuk bekerja sesuai regulasi dengan semangat kolaborasi.
“Kerja bareng, empati, dan pelayanan dengan hati harus menjadi budaya kita agar aspirasi masyarakat terserap dengan baik,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Subandi juga memastikan bahwa penanganan banjir serta proyek perbaikan infrastruktur, khususnya jalan berlubang dan pembangunan jembatan, terus berjalan. Ia menargetkan hasil nyata sudah mulai terlihat pada bulan April ini.
“Saya minta triwulan kedua semua sudah berjalan. Kita gerakkan dari hulu sampai hilir, pantau terus titik-titiknya. OPD tidak perlu takut selama bekerja di jalur yang benar,” tutupnya.(Ida)