Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para atlet, pada ajang Pekan Olahraga Provinsi IX Jawa Timur 2025, di Wahana Ekspresi Poesponegoro, Rabu (4/3/2026).(foto: Budi)TAJUK GRESIK — Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para atlet, pelatih, asisten pelatih, serta official berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi IX Jawa Timur 2025. Kegiatan tersebut digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro, Rabu (4/3/2026).
Kontingen Kabupaten Gresik menutup gelaran Porprov IX dengan torehan 44 medali emas, 37 medali perak, dan 53 medali perunggu. Dari hasil tersebut, Gresik berhasil mengumpulkan total 303 poin.
Dari total 63 cabang olahraga yang dipertandingkan, Gresik mengikuti 50 cabang olahraga dan berhasil meraih medali di 35 cabang. Beberapa cabang olahraga penyumbang medali di antaranya drumband, senam, renang/akuatik, panjat tebing, atletik, bola voli, hockey indoor, hockey outdoor, dayung, arung jeram, IBCA MMA, ski air, bola tangan, triathlon, loncat indah, selam, taekwondo, muaythai, jujitsu, wushu, pencak silat, sepatu roda, karate, sepak takraw, tinju, gateball, binaraga, petanque, kick boxing, dan bridge.
Dalam sambutannya, Bupati Yani menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen Gresik. Ia menegaskan bahwa pemberian reward merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga prestasi sekaligus mendorong kemajuan olahraga di daerah.
Dia juga berpesan agar bonus yang diterima dapat digunakan secara bijak untuk mendukung masa depan dan peningkatan prestasi, bukan untuk kebutuhan konsumtif yang bersifat sesaat. Menurutnya, di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap memprioritaskan dukungan bagi generasi muda Gresik yang berprestasi di bidang olahraga.
“Kita buktikan bahwa prestasi tidak hanya di bidang akademik saja, tetapi juga bisa diraih melalui cabang olahraga. Porprov merupakan gerbang kesuksesan anak muda Gresik untuk menunjukkan prestasi di bidang olahraga,” ujar Yani.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gresik, Saifudin Ghozali, menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar hadiah. Menurutnya, bonus tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin, dan pengorbanan para atlet, pelatih, asisten pelatih, serta official kontingen Gresik.
Dia menjelaskan, kontingen Gresik yang berjumlah 716 orang terdiri dari 572 atlet dan 144 official berhasil menempati peringkat keenam pada Porprov IX Jatim. Pencapaian tersebut meningkat dibandingkan Porprov sebelumnya pada 2023, di mana Gresik berada di peringkat ketujuh.
“Total bonus yang diberikan pemerintah daerah kepada kontingen Gresik senilai Rp9,3 miliar. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras, meraih prestasi lebih tinggi, serta menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah, dan bangsa,” kata Ghozali.
Penyerahan bonus dilakukan secara simbolis oleh Bupati Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas perjuangan para atlet dan pelatih.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gresik, Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Gresik, Komisi II DPRD Gresik, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.(Budi)