Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., memimpin Rakor bersama Forkopimda dan Forum Lintas Sektoral Keamanan, Ketenteraman, dan Ketertiban Masyarakat Kota Bitung, di Lounge Kantor Wali Kota Bitung, Kamis (29/1/2026).(foto: Alan)Rakor ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kota Bitung dengan unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain itu, pertemuan ini juga bertujuan mengantisipasi potensi konflik sosial serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi kebencanaan di wilayah Kota Bitung.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, khususnya sejumlah pasal yang dinilai memiliki implikasi terhadap dinamika sosial kemasyarakatan.
Pembahasan ini dimaksudkan agar seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang selaras, sehingga langkah-langkah preventif dan edukatif dapat dilakukan secara efektif di tengah masyarakat.
Wali Kota Hengky Honandar dalam arahannya menyoroti sejumlah peristiwa yang terjadi belakangan ini di Kota Bitung, mulai dari kasus kebakaran hingga insiden saling serang antar pemuda.
Menurutnya, berbagai kejadian tersebut perlu disikapi secara serius melalui koordinasi yang kuat dan respons cepat dari seluruh pihak terkait.
Menindaklanjuti hal tersebut, Wali Kota menegaskan kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam menciptakan rasa aman serta menjaga kondusivitas daerah.
Pemerintah Kota Bitung, lanjutnya, berkomitmen untuk terus hadir sebagai pemerintah yang tangguh, responsif, dan berjiwa petarung dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan maupun persoalan sosial kemasyarakatan.(Ramlan)