x

Wabup Sidoarjo Resmikan Dapur SPPG MBG di Desa Temu, Ajak Warga Aktif Awasi Keamanan Pangan

3 minutes reading
Tuesday, 13 Jan 2026 16:20 367 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, meresmikan gedung dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Temu, Kecamatan Prambon, Selasa (13/1/2026).

Dapur tersebut disiapkan untuk melayani kebutuhan makanan bergizi bagi para penerima manfaat, khususnya murid sekolah.

Dalam sambutannya, Mimik Idayana mengajak masyarakat sekitar untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif dalam pengawasan operasional dapur sehari-hari.

Menurutnya, keamanan dan kualitas makanan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pengelola dapur, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Pengawasan bersama menjadi sangat penting. Mulai dari memastikan dapur selalu steril, peralatan memasak bersih, hingga menu yang disajikan benar-benar higienis dan layak konsumsi,” ujarnya.

Mimik Idayana mengingatkan pentingnya kewaspadaan, terutama di tengah maraknya informasi di media sosial terkait dugaan kasus keracunan massal di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak ingin kejadian serupa terjadi.

“Kita tentu tidak ingin hal seperti itu terjadi di Sidoarjo. Karena itu, pengawasan harus dilakukan bersama-sama,” tegasnya.

Dia berharap dapur SPPG Desa Temu dapat menjadi contoh penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan bagi dapur-dapur MBG lainnya di Kabupaten Sidoarjo, baik dari sisi pengelolaan maupun disiplin kerja petugas dapur.

Selain itu, Mimik Idayana menegaskan Program Makan Bergizi Gratis merupakan program nasional jangka panjang. Ia meminta yayasan pengelola, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk aktif memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Masih ada anggapan bahwa program ini akan diganti dengan bantuan uang tunai. Sampai hari ini, hal itu tidak benar. Program yang berjalan tetap Makan Bergizi Gratis dan akan terus dilaksanakan,” tegasnya.

Mimik Idayana juga mengakui masih adanya keraguan dari sebagian pihak terhadap pendirian dapur MBG di lingkungannya.

Untuk itu, dia mengajak kepala sekolah, guru, orang tua murid, serta warga sekitar untuk bersama-sama mengawal program tersebut demi masa depan gizi anak-anak Sidoarjo.

Sementara itu, Koordinator SPPG 001 Prambon, Wahyu Sejati, menyampaikan dukungan pemerintah daerah menjadi kunci hingga dapur SPPG Desa Temu dapat beroperasi. Ia berharap dapur tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami menyiapkan dapur ini agar benar-benar bisa melayani masyarakat dengan baik. Kami berterima kasih atas pendampingan dan dukungan, khususnya dari Ibu Wakil Bupati, sejak awal pembangunan hingga peresmian hari ini,” ujarnya.

Menurut Wahyu, keberadaan dapur SPPG juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemanfaatan produk lokal sebagai bahan baku makanan.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H. Kayan. Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, sehingga harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian.

“Di Kecamatan Prambon sudah ada tiga dapur SPPG. Dapur Desa Temu ini layak menjadi rujukan, asalkan aspek keamanan, ketertiban, dan kenyamanan benar-benar dijaga,” ujarnya.

Kayan menekankan peran penting pengelola dapur dan yayasan dalam menjaga kualitas layanan serta disiplin kebersihan.

“Anak-anak kita adalah aset bangsa. Program ini akan berhasil jika semua pihak mau saling mengingatkan dan bekerja bersama,” tutupnya.(Ida)

LAINNYA
x