x

Pemkab Sidoarjo Tuntaskan Perbaikan RTLH, Empat Rumah Ditargetkan Segera Rampung

2 minutes reading
Sunday, 11 Jan 2026 20:34 250 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus bergerak cepat menuntaskan persoalan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Komitmen tersebut kembali ditegaskan Bupati Sidoarjo H. Subandi dengan menargetkan perbaikan empat unit RTLH di tiga kecamatan berbeda dapat rampung pada Januari 2026.

“Januari ini saja sudah ada 10 RTLH yang kami perbaiki. Hari ini saya cek lagi empat rumah di tiga kecamatan untuk segera dieksekusi,” ujar Subandi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Minggu (11/1/2026).

Empat rumah yang menjadi sasaran perbaikan tersebut berada di Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu; Desa Tropodo dan Kelurahan Krian, Kecamatan Krian; serta Desa Sawohan, Kecamatan Buduran. Perbaikan difokuskan pada aspek keselamatan dan kenyamanan penghuni.

Salah satu rumah yang dikunjungi Bupati Subandi adalah milik Siswanto di Desa Ketimang. Kondisi rumah tersebut dinilai sangat memprihatinkan, dengan atap ruang tamu jebol dan lantai rumah lebih rendah dari permukaan jalan, sehingga kerap terendam banjir saat hujan.

“Nanti perbaikannya meliputi atap, peninggian lantai agar tidak banjir, dan kamar mandi juga akan kita perbaiki,” tegas Subandi di hadapan pemilik rumah.

Didampingi Wakil Ketua IV Baznas Sidoarjo, Ilhamuddin, Bupati Subandi meminta agar proses pengerjaan dilakukan secepat mungkin. Ia menekankan pentingnya penanganan segera demi menghindari risiko yang membahayakan warga, terutama saat musim hujan.

“Saya minta diusahakan bulan ini ya, karena atapnya sudah tidak ada. Kasihan warga kalau hujan,” perintahnya kepada pihak Baznas.

Nurcholis (58), warga Dusun Klagen, Desa Tropodo, mengaku rumah yang ditempatinya sejak 1977 belum pernah mengalami perbaikan. Seiring bertambahnya usia bangunan, kondisi struktur rumah kini semakin rapuh.

“Kerusakan paling parah di bagian tengah sampai belakang. Saya terpaksa tidur di ruang tamu karena hanya itu bagian yang masih bisa ditempati,” tutur Nurcholis.

Sementara itu, Makrifa, istri Siswanto, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas bantuan yang diberikan Pemkab Sidoarjo. Dengan penghasilan suami sebagai petugas kebersihan, ia mengaku tak mampu memperbaiki rumah secara mandiri.

“Mboten wonten arto, suami kerja cleaning service. Saya hanya ingin rumah ini segera diperbaiki supaya anak saya tidak kehujanan lagi,” ucapnya.

Dalam sidak tersebut, Bupati Subandi juga menyalurkan bantuan beras kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi. Program bedah rumah ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Baznas Sidoarjo.(Ida)

LAINNYA
x