
TAJUK BOLMUT-Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) diwakili oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa, S.Pd.,M.M., pimpin rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka menjamin kelancaran serta ketepatan sasaran pendistribusian LPG Tabung 3 Kg bagi Rumah Tangga dan Usaha Mikro di wilayah Kabupaten bertempat di Mal Pelayanan Publik Kantor DPMPTSP.
Rakor yang digagas oleh pemerintah daerah melalui DPMPTSP membahas tentang beberapa poin penting diataranya Pendataan NIK, Cakupan Wilayah, Larangan Penjualan ke Pengecer, Standar Fasilitas Pangkalan, dan Kepatuhan Harga.
Bupati Boltara dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan distribusi LPG 3 kg sering kali tidak merata dan mengalami kelangkaan.
“Hal ini diperparah oleh praktik penimbunan dan penyalahgunaan oleh oknum tertentu yang menyebabkan harga di pasar melambung jauh dari HET yang ditetapkan oleh pemerintah. Olehnya, dilakukan pengawasan langsung ke palaku-pelaku usaha pangkalan LPG tabung 3 kg oleh OPD terkait bersama PT. Ecogas Inti Alam,” ucapnya.
Pemerintah Daerah akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi, dan apabila dikemudian hari masih ditemukan pelanggaran dan penyimpangan, maka akan diambil langkah-langkah tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi terwujudnya distribusi LPG tabung 3kg yang tertib, adil, dan tepat sasaran.
Ditekankan pentingnya komitmen dan integritas seluruh pihak, baik unsur pemerintah daerah, aparat penegak peraturan, pihak penyalur, maupun pelaku usaha. Keberhasilan pengendalian dan pengawasan distribusi bergantung pada pada kesungguhan bersama dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan dan bertanggung jawab.
Turut hadir, Direktur PT. Ecogas Inti Alam, pimpinan OPD terkait, ketua PWI Boltara, dan para pelaku usaha pangkalan gas 3 kg se-kabupaten. (Yogi)