x

Hadiri FGD Transformasi Sulampua, Ini yang Disampaikan Gubernur Yulius

2 minutes reading
Monday, 19 Jan 2026 14:31 312 View Gian Limbanadi

TAJUKSULUT – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, hadiri Forum Grup Discussion (FGD) Transformasi Sulampua, bertempat di Aula Gedung Keuangan Negara, Kota Manado, Senin 19 Januari 2025.

Agenda strategis tersebut mengangkat tema “Menuju Global Logistics hub Untuk Penguatan Efisiensi dan Daya Saing Logistik Kawasan Timur Indonesia”.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, menyampaikan, bahwa Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua), merupakan kawasan yang memiliki peran strategis dalam pereknomian nasional. Secara umum, kawasan ini menunjukkan kinerja ekonomi yang positif dan menjanjikan.

Dijelaskan, bahwa pulau Sulawesi sebagai satu kesatuan wilayah mencatat pertumbuhan ekonomi relatif tinggi di kisaran5,5 hingga 6 persen. Untuk Sulut sendiri, tumbuh stabil sekitar 5 hingga 5,6 persen, sejalan bahkan sedikit di atas rata-rata nasional.

Kondisi ini menegaskan, Sulampua memiliki basis ekonomi riil yang kuat. Kawasan ini juga menyimpan potensi pertumbuhan jangka menengah yang besar.

Karena itu, katanya, Sulampua sangat membutuhkan sistem logistik yang lebih efisien dan terintegrasi secara global. Sistem logistik yang kuat menjadi kunci untuk menopang keberlanjutan pertumbuhan ekonomi
kawasan.

“Pengembangan layanan direct call dari
Sulawesi Utara berpotensi memangkas waktu pelayaran ke Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok secara signifikan, Direct call tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem logistik kawasan yang lebih kuat,” ujar Gubernur Yulius.

Apabila layanan direct call dapat berjalan
secara reguler dan berkesinambungan, maka manfaatnya akan dirasakan luas oleh pelaku usaha dan seluruh masyarakat.

“Direct call juga akan menjadi magnet bagi masuknya investasi baru ke kawasan Sulampua. Setiap rute direct call yang berkelanjutan akan mengirimkan pesan kuat bahwa kawasan timur Indonesia siap bersaing dalam rantai pasok global,” tegasnya.

Sementara, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok Djauhari Oratmangun, menyampaikan, apresiasi kepada Gubernur Sulut yang telah meprakarsarai kegiatan FGD.

“Tiongkok adalah mitra kerja strategis indonesia dalam perdagangan, dengan adanya direct call sangat menguntungkan bersama,” ujar Oratmangun.

Diharapkan kedepan juga seluruh infrastruktur penunjang dapat di tingkatkan dengan baik demi kelancaran kerjasama.

Turut hadir dalam giat Wakil Gubernur Sulut DR J Victor Mailangkay, SH,MH, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Walikota Bitung Hengky Honandar, Para Pelaku Usaha, APINDO, Kadin, Investor dan Operator Logistik.***

LAINNYA
x