x

Empat Wisatawan Asal Sidoarjo Tersesat di Jalur Hutan Bawean

2 minutes reading
Thursday, 1 Jan 2026 19:43 409 View Redaksi Tajuk.News
TAJUK GRESIK – Empat wisatawan asal Sidoarjo yang sempat tersesat di jalur hutan dan perbukitan saat hendak pulang dari objek wisata Tanjung Ghe’en, Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, akhirnya berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh petugas kepolisian bersama warga setempat.

Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Hepi Muslih Riza, mengatakan keempat wisatawan tersebut berhasil ditemukan setelah adanya laporan cepat melalui layanan darurat 110 Polres Gresik.

“Keempatnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Hepi saat dikonfirmasi, Kamis (1/1/2026).

Hepi menjelaskan, seluruh wisatawan berjenis kelamin laki-laki, terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak-anak. Mereka dilaporkan tersesat saat perjalanan pulang dari lokasi wisata menjelang malam hari.

“Sekitar pukul 19.00 WIB mereka kami temukan, setelah tim gabungan melakukan pencarian di medan yang dikenal sulit dan minim penerangan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kumalasa, Idham Cholik, mengungkapkan informasi awal diterimanya dari Polsek Sangkapura setelah adanya laporan melalui call center 110 Polres Gresik.

“Sekitar pukul 18.00 WIB saya mendapat laporan dari kepolisian bersama Koramil. Kami langsung bergerak bersama warga untuk melakukan pencarian,” kata Cholik.

Menurutnya, proses pencarian tidak berjalan mudah. Jalur menuju Tanjung Ghe’en tidak dapat dilalui kendaraan bermotor sehingga tim harus berjalan kaki menyusuri perbukitan dan hutan dengan kondisi gelap.

“Medannya cukup berat dan gelap. Setelah sekitar satu jam pencarian, akhirnya empat wisatawan itu berhasil kami temukan di pinggir pantai,” ungkapnya.

Dari keterangan para wisatawan, mereka tersesat karena kemalaman dan salah mengambil jalur yang dikira sebagai jalan pulang, namun justru kembali ke arah pantai.

“Mereka mengira itu jalur pulang. Akhirnya salah satu dari mereka berteriak meminta tolong, dan suaranya terdengar oleh tim pencari,” jelas Cholik yang akrab disapa Kholik.

Setelah sumber suara diketahui, tim langsung menuju lokasi dan menemukan keempat wisatawan dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka serius. Selanjutnya mereka dievakuasi dan diistirahatkan di wilayah Kecamatan Sangkapura.

Kanit Reskrim Polsek Sangkapura, Aipda Wijiono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut salah satu wisatawan sempat menghubungi layanan darurat 110 untuk meminta pertolongan.

“Benar, ada laporan masuk melalui 110. Alhamdulillah seluruh wisatawan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Diketahui, objek wisata Tanjung Ghe’en berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman warga dengan akses jalan naik turun, medan terjal, dikelilingi hutan lindung, serta kondisi sinyal komunikasi yang tidak stabil. Kondisi tersebut membuat kawasan ini rawan bagi wisatawan yang berkunjung tanpa pendamping dan penerangan yang memadai.(Budi)

LAINNYA
x